Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Kelapa Gading, Jakarta Utara, akan menjadi hub transportasi Jakarta pada masa depan. Pernyataan itu disampaikan Pramono di Jakarta pada Selasa malam, 27 Oktober 2026, di tengah pengembangan jaringan transportasi publik ibu kota.
Rencana jaringan yang disiapkan menghubungkan Kelapa Gading dengan sejumlah titik penting. Jalur LRT direncanakan dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS), lalu berlanjut ke Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), hingga Bandara Soekarno-Hatta. Jalur lainnya menghubungkan Kelapa Gading dan Velodrome menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim, Jakarta Timur.
Sementara itu, LRT Kelapa Gading-Manggarai yang sudah diresmikan pada 16 September lalu direncanakan diperpanjang hingga Dukuh Atas. Perpanjangan ini akan memperkuat keterhubungan lintas koridor, sehingga penumpang dari Jakarta Utara dapat mencapai pusat kota dan simpul transportasi lainnya tanpa banyak berpindah moda.
Mengapa Kelapa Gading dipilih sebagai hub? Kawasan ini sudah dilalui LRT dan berada di jalur pengembangan ke arah utara dan timur Jakarta. Dengan tambahan rute ke JIS, Ancol, PIK, bandara, dan Halim, Kelapa Gading berada di persimpangan beberapa koridor sekaligus, sehingga layak dikembangkan sebagai simpul pertemuan moda.
Bagaimana dampaknya bagi warga? Pramono mengajak warga menjaga lingkungannya seiring berkembangnya infrastruktur transportasi. Pesan ini relevan karena simpul transportasi biasanya memicu pertumbuhan kawasan: arus orang meningkat, aktivitas ekonomi bertambah, dan kebutuhan akan ruang publik, trotoar, serta fasilitas pejalan kaki ikut naik.
Pramono juga memaparkan capaian transportasi publik Jakarta. Ia menyebut penggunaan angkutan umum Jakarta naik 10,8 persen hingga September 2026, dengan penumpang TransJakarta, MRT, dan LRT mencapai 368,4 juta orang. Konektivitas angkutan umum diklaim mencapai 93 persen, dengan peringkat 15 dunia, kedua di ASEAN setelah Singapura, dan ketujuh di Asia.
Angka-angka itu menjadi latar dari rencana hub Kelapa Gading: jaringan yang sudah ramai harus ditopang simpul yang memadai, agar perpindahan antarmoda semakin mudah dan warga semakin terdorong meninggalkan kendaraan pribadi.
Dengan demikian, rencana Kelapa Gading sebagai hub bukan sekadar penambahan rute, melainkan penataan simpul transportasi yang menghubungkan Jakarta Utara dengan bandara, kawasan pesisir, pusat kota, dan kereta cepat di timur Jakarta.
Apa poin penting dari berita ini?
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Kelapa Gading, Jakarta Utara, akan menjadi hub transportasi Jakarta masa depan.
- Rencana LRT menghubungkan Kelapa Gading ke JIS, Ancol, PIK, dan Bandara Soekarno-Hatta, serta ke Stasiun Whoosh Halim lewat Velodrome.
- LRT Kelapa Gading-Manggarai yang diresmikan 16 September direncanakan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
- Pramono menyebut penggunaan angkutan umum Jakarta naik 10,8 persen hingga September 2026, dengan penumpang TransJakarta, MRT, dan LRT mencapai 368,4 juta orang.


