Wednesday, 28 October 2026
Nanggroe

Paket Pengendali Banjir Krueng Samalanga Capai 80 Persen, Segmen Terpanjang Hampir Rampung

Tim Satgas PRR Aceh meninjau revetment pengaman Sungai Krueng Samalanga di Samalanga, Bireuen

Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRR) Aceh melaporkan perkembangan pembangunan pengendali banjir Sungai Krueng Samalanga kepada Kepala Satgasnas PRR Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, dalam rangkaian monitoring bulanan dan kunjungan lapangan ke Kabupaten Bireuen. Laporan yang diterima pada Minggu (25/10/2026) itu merinci empat paket pekerjaan yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I di Kecamatan Samalanga dengan konstruksi pengaman tebing dari batu boulder.

Paket pertama adalah Segmen I di Desa Kandang, dengan nilai sekitar Rp7,1 miliar. Segmen ini membentang 250 meter dengan tinggi 7,5 meter, mulai dikerjakan pada akhir September 2026 dan ditargetkan selesai pada pertengahan November 2026. Progres fisiknya tercatat 17,89 persen, didukung tiga unit ekskavator. Kendalanya adalah cuaca yang tidak menentu, debit air yang naik sehingga menghambat sekitar 50 meter galian, serta akses jalan yang sempit. Warga setempat meminta tambahan pengaman tebing sekitar 400 meter.

Paket kedua adalah Segmen II dengan nilai kontrak Rp7,86 miliar. Segmen sepanjang 100 meter ini memiliki elevasi puncak 6 meter di atas muka air banjir. Pekerjaannya meliputi galian dan pemadatan tanah, pemasangan geotekstil, serta penyusunan batu boulder. Pekerjaan yang dimulai pada Agustus 2026 itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Paket ketiga adalah Segmen III, yang terpanjang di antara keempatnya: 537 meter panjang, 16 meter lebar, dan 6,5 meter tinggi. Inilah paket dengan progres tertinggi, mencapai 80 persen, dan ditargetkan selesai pada pertengahan November 2026. Sementara itu, Segmen Penanganan Muara berupa revetment sepanjang 163 meter, lebar 24,65 meter, dan tinggi 5,25 meter, baru berada pada tahap galian dan persiapan footing sejak dimulai pada Oktober 2026, dikerjakan sepuluh pekerja dengan dua ekskavator, dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Mengapa pembangunan ini dipantau langsung oleh Satgas PRR? Karena pengendali banjir di Krueng Samalanga merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang tidak bisa berhenti pada satu segmen saja. Penanganan yang terpisah-pisah berisiko kalah oleh banjir berikutnya, sehingga progres tiap segmen dipantau bulanan dan dilaporkan langsung kepada pimpinan Satgasnas.

Di luar empat paket tersebut, laporan itu juga mencakup koordinasi dengan Kementerian Pertanian, BWS Sumatera I, dan Pemerintah Provinsi Aceh, serta Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatera 2026–2028. Rencana induk itu meliputi penanganan daerah aliran sungai secara terpadu, penguatan tanggul dan tebing, pengerukan, pembangunan jetty, pengendalian lahar dan sedimen serta bendung sabo, pos muka air dan curah hujan, hingga sistem peringatan dini banjir.

Bila target-target itu tercapai, warga Samalanga diharapkan mendapat perlindungan yang lebih utuh dari luapan Krueng Samalanga: tebing yang diperkuat, muara yang ditangani, dan sistem peringatan yang memberi waktu bagi warga untuk bersiap. Sebaliknya, segmen yang masih rendah progresnya, seperti Segmen I dan Segmen Penanganan Muara, menjadi pekerjaan rumah yang harus dikejar sebelum musim hujan berikutnya.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Tim Satgas PRR Aceh melaporkan perkembangan pengendali banjir Sungai Krueng Samalanga kepada Kepala Satgasnas PRR Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, dalam monitoring bulanan dan kunjungan lapangan ke Bireuen.
  • BWS Sumatera I mengerjakan empat paket di Kecamatan Samalanga dengan pengaman tebing dari batu boulder.
  • Segmen III sepanjang 537 meter mencatat progres tertinggi, 80 persen, dan ditargetkan selesai pertengahan November 2026.
  • Segmen I di Desa Kandang baru 17,89 persen dengan kendala cuaca, debit air naik, dan akses jalan sempit.
  • Segmen Penanganan Muara sepanjang 163 meter baru tahap galian dan persiapan footing, ditargetkan selesai Desember 2026.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *