Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong kementerian dan lembaga mempercepat seluruh pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang berjalan pada tahun ini. Pekerjaan itu ditargetkan selesai sebelum 31 Desember 2026.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Satgas PRR yang juga Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, seusai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, pada Selasa (28/10/2026). Wilayah yang menjadi fokus pemulihan adalah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menurut Tito, fase tanggap darurat dan transisi darurat sudah berjalan, dan sebagian besar layanan dasar kembali berfungsi. Listrik, bahan bakar minyak, gas elpiji, dan jaringan internet dilaporkan relatif normal, sementara rumah sakit dan puskesmas sudah berfungsi kembali, kecuali enam puskesmas pembantu di Sumatera Utara yang rusak atau hilang.
Di sektor pendidikan, dari 4.922 satuan pendidikan yang terdampak bencana, sebanyak 99 sekolah masih menggelar pembelajaran di kelas darurat. Sementara itu, TNI Angkatan Darat membangun ratusan jembatan dan Polri membangun sekitar 120 jembatan untuk memulihkan konektivitas antardaerah.
Pemerintah sebelumnya menggelontorkan anggaran awal dari belanja tidak terduga tambahan sebesar Rp268 miliar untuk masa tanggap darurat. Anggaran itu disebut sebagai dukungan awal dari Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan bencana di Sumatera.
Kendati demikian, hujan dengan intensitas tinggi masih memicu banjir dan longsor susulan di sejumlah daerah. Karena itu, kementerian dan lembaga yang sudah mendapat alokasi diminta segera mempercepat pembangunan sekolah, rumah, jalan, jembatan, dan fasilitas ekonomi agar pemulihan benar-benar tuntas pada akhir tahun ini.
Wilayah mana yang menjadi fokus pemulihan Satgas PRR?
Apa tantangan pemulihan pascabencana Sumatera yang masih dihadapi?
Apa poin penting dari berita ini?
Ringkasan singkat dari isi artikel di atas:
- Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi ( Satgas PRR ) Pascabencana Sumatera mendorong kementerian dan lembaga mempercepat seluruh pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang berjalan pada tahun ini.
- Menurut Tito, fase tanggap darurat dan transisi darurat sudah berjalan, dan sebagian besar layanan dasar kembali berfungsi.
- Sementara itu, TNI Angkatan Darat membangun ratusan jembatan dan Polri membangun sekitar 120 jembatan untuk memulihkan konektivitas antardaerah.
- Anggaran itu disebut sebagai dukungan awal dari Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan bencana di Sumatera.
- Pemulihan pascabencana difokuskan pada tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


