Wednesday, 28 October 2026
Ekonomi

Ekspor Perkebunan Tembus Rp503 Triliun hingga Agustus 2026, Naik 11,15 Persen

Ekspor Perkebunan Tembus Rp503 Triliun hingga Agustus 2026, Naik 11,15 Persen

JAKARTA — Ekspor komoditas perkebunan Indonesia hingga Agustus 2026 mencapai Rp503,3 triliun. Nilai itu naik 11,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp452,8 triliun.

Komoditas unggulan yang menopang capaian tersebut antara lain kelapa sawit dan kopi. Kinerja ini menunjukkan sektor perkebunan masih menjadi penopang utama ekspor pertanian Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Besarnya peran perkebunan terlihat dari pangsanya terhadap total ekspor pertanian. Dari total ekspor pertanian sebesar Rp536,7 triliun hingga Agustus 2026, sektor perkebunan menyumbang 93,78 persen. Artinya, hampir seluruh nilai ekspor pertanian Indonesia berasal dari komoditas perkebunan.

Data tersebut diolah dari Kementerian Pertanian (Kementan) per Agustus 2026. Capaian ini menjadi penting karena ekspor perkebunan tidak hanya menyangkut devisa, tetapi juga mata pencaharian jutaan petani dan pekerja di rantai pasoknya, dari kebun hingga industri pengolahan.

Di sisi lain, ketergantungan yang tinggi pada komoditas perkebunan juga menjadi catatan. Penguatan hilirisasi, diversifikasi produk turunan, dan peningkatan nilai tambah di dalam negeri menjadi pekerjaan lanjutan agar kenaikan nilai ekspor tidak hanya ditopang volume bahan mentah, tetapi juga produk olahan yang harganya lebih tinggi.

Infografik: ANTARA

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *