Wednesday, 28 October 2026
Kesehatan

PENSA 2026 di Bali Bahas Pemanfaatan AI dalam Manajemen Nutrisi

PENSA 2026 di Bali Bahas Pemanfaatan AI dalam Manajemen Nutrisi

PENSA 2026 di Bali Bahas Pemanfaatan AI dalam Manajemen Nutrisi

KUTA, BALI — Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen nutrisi menjadi isu utama yang diangkat dalam konferensi internasional Parenteral and Enteral Nutrition Society of Asia (PENSA) 2026 di Kuta, Bali, pada 21–24 Oktober 2026. Konferensi ini menjadi wadah pertemuan para dokter, peneliti, ahli gizi, apoteker, perawat, dan profesional lain di bidang nutrisi klinis dan metabolisme.

Presiden Kongres ke-26 PENSA 2026, dr. Hartono, FP., M.M., Ph.D., DCN, menyatakan bahwa para profesional di bidang nutrisi klinis dan metabolisme bertemu dalam PENSA 2026 Indonesia. Pertemuan lintas profesi ini penting karena persoalan nutrisi klinis tidak bisa ditangani oleh satu bidang ilmu saja, melainkan membutuhkan kerja sama dokter, peneliti, ahli gizi, apoteker, dan perawat.

Isu pemanfaatan AI dalam manajemen nutrisi diangkat sebagai tema utama karena teknologi tersebut dinilai dapat membantu pengelolaan nutrisi pasien menjadi lebih tepat dan terukur. Dalam konteks nutrisi klinis, ketepatan penilaian kondisi pasien dan penentuan dukungan nutrisi yang sesuai menjadi hal yang sangat menentukan kualitas perawatan.

Melalui forum seperti PENSA 2026, para tenaga kesehatan, peneliti, dan ahli gizi dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat praktik manajemen nutrisi di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab dalam pelayanan kesehatan.

PENSA sendiri merupakan organisasi profesi di kawasan Asia yang berfokus pada nutrisi parenteral dan enteral, yaitu dukungan nutrisi bagi pasien yang membutuhkan asupan melalui jalur infus maupun saluran cerna. Kehadiran para profesional dari berbagai latar belakang dalam kongres ini menunjukkan bahwa isu nutrisi klinis dan metabolisme semakin mendapat perhatian serius.

Digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, pada 21–24 Oktober 2026, PENSA 2026 Indonesia menjadi wadah kolaborasi para tenaga kesehatan, peneliti, dan ahli gizi dari berbagai profesi. Pertemuan ini mempertemukan dokter, peneliti, ahli gizi, apoteker, perawat, dan profesional lain di bidang nutrisi klinis dan metabolisme dalam satu forum, sehingga pembahasan mengenai pemanfaatan AI dalam manajemen nutrisi dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang keilmuan sekaligus.

Dengan mengangkat AI dalam manajemen nutrisi sebagai isu utama, PENSA 2026 menegaskan bahwa dunia nutrisi klinis terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi, tanpa meninggalkan peran penting kolaborasi antarprofesi dan penilaian klinis yang cermat terhadap kondisi setiap pasien.

Foto: Republika.

Sumber: Republika dan JPNN. Baca berita aslinya di Republika dan JPNN.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *