JAKARTA — Nasi yang dimasak dalam jumlah banyak lalu disimpan untuk makan berikutnya adalah kebiasaan umum di banyak rumah tangga Indonesia. Namun cara menyimpan dan menghangatkannya yang keliru dapat memicu keracunan makanan, karena nasi matang yang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang menjadi tempat bakteri berkembang dengan cepat.
Penjelasan itu disampaikan Antara dalam artikel yang terbit pada Senin, 26 Oktober 2026. Beras mentah hampir selalu membawa spora bakteri Bacillus cereus. Spora ini dapat bertahan dalam proses memasak, lalu berkembang biak bila nasi matang dibiarkan pada suhu ruang dan kemudian dihangatkan kembali.
Aturan aman yang dikutip dari layanan kesehatan Inggris (National Health Service/NHS) cukup tegas. Pertama, nasi sisa jangan dihangatkan lebih dari satu kali. Kedua, dinginkan sisa nasi secepat mungkin setelah dimasak, dan jangan membiarkannya lebih dari satu jam pada suhu ruang. Ketiga, jangan membiarkan nasi mendingin di dalam rice cooker, kukusan, atau panci. Untuk penyimpanan yang lebih lama, membekukan nasi menjadi pilihan yang lebih aman daripada menyimpannya berhari-hari di kulkas.
Mengapa aturannya seketat itu? Bakteri Bacillus cereus menghasilkan racun yang tidak selalu hilang hanya karena nasi dihangatkan ulang. Gejala keracunan yang dijelaskan dalam artikel itu ada dua pola. Racun cereulide dapat memicu mual dan muntah, biasanya muncul 30 menit hingga 6 jam setelah makan. Sementara enterotoksin yang menyerang saluran cerna bagian bawah dapat menyebabkan diare, biasanya sekitar 15 jam setelah makan.
Bagi yang sudah terlanjur mengalami gejala, saran umumnya adalah menjaga cairan tubuh tetap cukup dan segera berkonsultasi dengan dokter bila gejala berlangsung lebih dari dua hari. Kelompok yang lebih rentan, seperti anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah, perlu mendapat perhatian lebih cepat bila mengalami gejala serupa.
Dengan demikian, kuncinya bukan pada larangan menyimpan nasi, melainkan pada cara menyimpannya: masak secukupnya bila memungkinkan, dinginkan sisa nasi dengan cepat, simpan dengan benar, dan hangatkan hanya satu kali. Kebiasaan sederhana ini dapat mencegah risiko keracunan dari makanan yang sebenarnya aman bila ditangani dengan tepat.
Foto ilustrasi: Antara.
Sumber: Antara, “Bahaya memanaskan nasi berulang kali, bisa picu keracunan”, https://www.antaranews.com/berita/5811231/bahaya-memanaskan-nasi-berulang-kali-bisa-picu-keracunan


