Wednesday, 28 October 2026
Kesehatan

Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Intim, Langkah Sederhana Cegah Infeksi Saluran Kemih

Segelas air di atas meja

Jangan langsung tidur setelah berhubungan intim. Itulah pengingat yang disampaikan dokter Cecep Hermawan: sempatkan buang air kecil terlebih dahulu, karena kebiasaan sederhana ini berkaitan dengan pencegahan infeksi saluran kemih (ISK).

Pesan tersebut dimuat Okezone pada 26 Oktober 2026. Intinya bukan soal pantangan, melainkan soal jeda yang sering terlewat: setelah berhubungan intim, banyak orang memilih langsung beristirahat, padahal dokter menyarankan untuk tidak menunda ke kamar mandi.

Mengapa buang air kecil itu penting?

Risiko yang diingatkan dokter Cecep adalah sistitis pascakoitus, yakni infeksi saluran kemih yang muncul setelah berhubungan intim. Dalam penjelasan tersebut, bakteri Escherichia coli atau E. coli disebut sebagai bakteri yang terlibat dalam infeksi semacam ini.

Perempuan disebut jauh lebih rentan terhadap infeksi ini dibandingkan laki-laki. Karena itu, pengingat ini terutama relevan bagi perempuan, meski kebiasaan menjaga kebersihan setelah berhubungan intim berlaku untuk siapa pun.

Suggested read: DPR: Edukasi Stunting Harus Dipahami dalam Kehidupan Sehari-hari

Gejala yang perlu diwaspadai

Dokter Cecep mengingatkan dua gejala yang patut diperhatikan: rasa anyang-anyangan, yaitu rasa ingin buang air kecil terus-menerus, serta rasa perih saat berkemih. Bila gejala seperti itu muncul setelah berhubungan intim, kondisi tersebut tidak sebaiknya diabaikan.

Gejala-gejala itu merupakan tanda bahwa saluran kemih sedang bermasalah. Semakin cepat disadari, semakin cepat pula seseorang bisa mengambil langkah lanjutan yang tepat.

Suggested read: BPJS Kesehatan Gandeng 66 FKRTL Baru untuk Perluas Layanan Rujukan JKN

Caranya sederhana: jangan ditunda

Langkah yang disarankan tidak rumit dan tidak membutuhkan persiapan khusus: buang air kecil sesegera mungkin setelah berhubungan intim, sebelum tidur. Kebiasaan kecil ini menjadi bagian dari menjaga kebersihan saluran kemih sehari-hari.

Di luar itu, pesan yang lebih luas dari pengingat ini adalah soal kesadaran: hal-hal kecil yang dilakukan sesaat setelah berhubungan intim bisa berdampak pada kesehatan. Menunda ke kamar mandi karena sudah mengantuk tampak sepele, tetapi justru pada momen itulah risiko infeksi diingatkan oleh dokter.

Suggested read: Operasi Katarak Gratis Sido Muncul dan RS Keluarga Sehat Rembang Pulihkan Penglihatan 50 Mata

Tips praktis yang disarankan

Dalam penjelasannya, dokter Cecep membagikan tiga langkah praktis. Pertama, minum satu hingga dua gelas air putih sebelum berhubungan, agar tubuh terdorong buang air kecil setelahnya. Kedua, usahakan buang air kecil dalam 15 hingga 30 menit setelah berhubungan. Ketiga, jaga asupan air putih harian di atas 1,5 liter, yang disebut membantu menurunkan risiko infeksi berulang.

Ia juga menjelaskan mengapa perempuan lebih rentan: saluran kemih perempuan lebih pendek, sekitar 3 hingga 4 sentimeter, dan letaknya berdekatan dengan area sekitarnya, sehingga gesekan saat berhubungan dapat mendorong bakteri masuk ke saluran kemih.

Suggested read: Vaksinasi Bantu Cegah Risiko Kesehatan saat Peralihan ke Musim Hujan

Bila gejala menetap

Anyang-anyangan ringan biasanya membaik dalam satu hingga dua hari dengan memperbanyak minum air putih. Namun, segera berkonsultasi dengan tenaga medis bila muncul demam, nyeri pinggang atau punggung bawah, urine bercampur darah, gejala yang tidak membaik setelah dua hingga tiga hari, atau infeksi yang sering kambuh dalam setahun. Pengingat dari dokter ini bukan pengganti pemeriksaan medis, melainkan ajakan untuk lebih peduli pada kebiasaan sederhana demi kesehatan saluran kemih.

Sumber: Okezone. Baca berita selengkapnya di: Okezone — Jangan Langsung Tidur! Dokter Ingatkan Pentingnya Pipis setelah Berhubungan Intim.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *