Klaim yang beredar di media sosial bahwa rutin mengonsumsi bawang merah bisa mengobati diabetes tipe 1 dinyatakan salah oleh pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax). Klaim itu muncul dalam gambar yang diunggah akun Threads bernama bedul3rani pada Sabtu, 24 Oktober 2026, yang menyebutkan cukup satu siung bawang merah setiap hari untuk mengobati diabetes tipe 1 dan menggantikan obat dari dokter. Hasil pemeriksaan fakta menegaskan klaim tersebut tidak berdasar dan tergolong konten palsu.
Narasi yang menyertai unggahan itu berbunyi provokatif, seolah-olah pasien selama ini dibohongi resep dokter dan tidak perlu lagi menebus obat mahal, karena bawang merah disebut mampu mengendalikan gula darah dalam tubuh. Pesan seperti ini mudah menyebar karena menyasar harapan penderita penyakit kronis akan pengobatan yang murah dan sederhana. Namun, pemeriksa fakta menemukan tidak ada informasi medis yang menyatakan konsumsi satu siung bawang merah setiap hari dapat menyembuhkan diabetes tipe 1 atau menggantikan terapi insulin.
Penelusuran Mafindo mengacu pada penjelasan medis yang tersedia. Sebuah artikel kesehatan yang terbit pada Rabu, 30 Maret 2022, memang menyebutkan bawang merah mengandung senyawa aktif seperti quercetin, allicin, dan sulfur yang dapat membantu mengontrol gula darah, antara lain dengan meningkatkan sensitivitas sisa-sisa insulin di tubuh serta memperlambat penyerapan glukosa berkat kandungan seratnya. Akan tetapi, manfaat tersebut lebih optimal dirasakan oleh penderita diabetes tipe 2, bukan diabetes tipe 1 yang memang kekurangan insulin secara total.
Perbedaan mendasar antara kedua jenis diabetes inilah yang membuat klaim itu runtuh. Menurut Kementerian Kesehatan, diabetes melitus tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh merusak sel beta pankreas, sehingga pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau bahkan sama sekali. Akibatnya, penderita diabetes tipe 1 membutuhkan terapi insulin sepanjang hidup untuk mengatur kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi serius.
Karena pankreas pada kondisi diabetes tipe 1 sama sekali tidak mampu memproduksi hormon insulin, bawang merah tidak dapat mengobati atau menyembuhkan penyakit tersebut. Bawang merah juga tidak dapat menggantikan fungsi obat dari dokter, sebab penyakit ini merupakan kondisi autoimun kronis yang pengobatan medis utamanya adalah suntik insulin seumur hidup. Menghentikan obat dan hanya mengandalkan bawang merah justru berisiko membahayakan penderita.
Kesimpulan pemeriksa fakta pun tegas: meskipun bawang merah mentah mengandung senyawa aktif yang dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, unggahan yang menyatakan rutin mengonsumsi bawang merah bisa mengobati diabetes tipe 1 adalah konten palsu. Masyarakat diimbau tidak mengganti terapi dokter dengan klaim viral di media sosial, dan selalu berkonsultasi dengan tenaga medis untuk pengelolaan diabetes.
Apa poin penting dari berita ini?
- Akun Threads bedul3rani pada 24 Oktober 2026 mengklaim satu siung bawang merah setiap hari bisa mengobati diabetes tipe 1 dan menggantikan obat dokter.
- Pemeriksa fakta Mafindo tidak menemukan informasi medis yang menyatakan bawang merah dapat menyembuhkan diabetes tipe 1 atau menggantikan terapi insulin.
- Bawang merah mengandung quercetin, allicin, dan sulfur yang dapat membantu mengontrol gula darah, namun manfaat itu lebih optimal untuk diabetes tipe 2.
- Menurut Kementerian Kesehatan, diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan merusak sel beta pankreas sehingga pankreas tidak memproduksi insulin.
- Penderita diabetes tipe 1 mutlak membutuhkan terapi suntik insulin seumur hidup, dan klaim tersebut dinyatakan sebagai konten palsu.


