Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan berpotensi mengguyur 28 wilayah di Indonesia pada Minggu, 1 November 2026. Dari jumlah tersebut, tiga wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang, yakni Serang, Bandung, dan Mamuju.
Prakirawan BMKG Afif S menyampaikan prakiraan itu dalam tayangan prakiraan cuaca BMKG yang diunggah pada Sabtu, 31 Oktober 2026, siang. Dinamika atmosfer saat ini ditandai keberadaan bibit Siklon Tropis 91B di Teluk Benggala. Dalam 24 jam ke depan, bibit siklon tersebut diprakirakan bergerak ke arah barat-barat laut dengan peningkatan intensitas dan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot.
Selain itu, sirkulasi siklonik terbentuk di perairan utara Brunei Darussalam. Kondisi tersebut memicu perlambatan dan pertemuan angin di wilayah Laut Natuna, Laut China Selatan, serta di sekitar pusat sirkulasi, sehingga mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.
Di Sumatera, hujan ringan diprakirakan mengguyur Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung. Sementara itu, Bengkulu dan Pangkal Pinang diprakirakan mengalami udara kabur. Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Jakarta, Semarang, Denpasar, dan Mataram, sedangkan Yogyakarta, Surabaya, dan Kupang berpotensi berawan tebal.
Di Kalimantan, hujan ringan diprakirakan mengguyur Pontianak, Palangkaraya, dan Tanjung Selor. Banjarmasin berpotensi mengalami udara kabur, sedangkan Samarinda berpotensi diselimuti asap atau kabut. Di Sulawesi, hujan ringan diprakirakan mengguyur Palu, Gorontalo, dan Manado, sementara Makassar dan Kendari berpotensi berawan. Di Maluku dan Papua, hujan ringan diprakirakan terjadi di Ambon, Ternate, Sorong, Jayapura, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke, sedangkan Manokwari berpotensi berawan tebal.
BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara mewaspadai potensi awan cumulonimbus yang dapat memengaruhi penerbangan. Potensi tersebut diprakirakan terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Laut Natuna Utara, dan bagian utara Selat Makassar. Masyarakat yang hendak bepergian dengan pesawat diimbau mengikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai.
Untuk transportasi laut, BMKG mengingatkan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Natuna Utara, bagian utara Selat Karimata, Laut Bali, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga utara Papua. Selain itu, potensi banjir rob diprakirakan terjadi di pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat, dan pesisir Nusa Tenggara Barat.
Apa poin penting dari berita ini?
- BMKG memprakirakan hujan berpotensi mengguyur 28 wilayah di Indonesia pada Minggu, 1 November 2026.
- Tiga wilayah berpotensi hujan sedang, yakni Serang, Bandung, dan Mamuju.
- Bibit Siklon Tropis 91B di Teluk Benggala diprakirakan bergerak ke barat-barat laut dengan angin maksimum 35 knot.
- Pengguna transportasi udara diminta mewaspadai awan cumulonimbus di sejumlah wilayah.
- Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan, dan banjir rob diprakirakan di pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat, dan pesisir Nusa Tenggara Barat.


