Saturday, 31 October 2026
Daerah

Bulog Semarang Layani Beras Komersial via Koperasi Merah Putih, Permintaan 533 Ton

Pejabat Bulog berhelm putih menjelaskan di depan tumpukan karung beras di gudang Semarang

Perum Bulog Semarang siap melayani distribusi beras komersial melalui Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah kerjanya. Kesiapan itu disampaikan di Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, seiring berkembangnya permintaan beras dari jaringan koperasi yang baru.

Menurut Bulog Semarang, permintaan dari Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di wilayah kerja Bulog Semarang telah mencapai sekitar 533 ton untuk kebutuhan pasokan beras. Permintaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pasar komersial Bulog dalam memperluas akses masyarakat terhadap beras berkualitas melalui jaringan distribusi baru.

Beras komersial, bukan hanya cadangan pemerintah

Bulog Semarang menegaskan bahwa layanan distribusinya tidak hanya beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang digunakan untuk bantuan pangan dan stabilisasi, tetapi juga beras premium komersial. Bulog melayani permintaan secara rutin sesuai kebutuhan mitra, sehingga pasokan bisa disesuaikan dengan permintaan pasar.

Fleksibilitas distribusi beras komersial dilakukan melalui sejumlah jaringan, mulai dari ritel modern, ritel binaan Bulog, hingga Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Dengan jaringan yang beragam itu, beras berkualitas diharapkan bisa menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk melalui koperasi yang berada dekat dengan permukiman warga.

Suggested read: Bocah Tewas Tenggelam di Kubangan Proyek Cilincing, Polisi Periksa Pihak Proyek

Mitra usaha dan SPPG

Selain melalui koperasi, Bulog Semarang juga tetap membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra usaha yang membutuhkan pasokan beras komersial. Mekanisme distribusi beras komersial menyesuaikan permintaan pasar dengan mempertimbangkan kebutuhan ritel modern, ritel binaan, serta mitra strategis lainnya.

Bulog Semarang juga melayani permintaan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) apabila terdapat kebutuhan pasokan beras sesuai mekanisme kerja sama. Permintaan dari SPPG umumnya berupa beras premium, dan saat ini jumlah yang dilayani masih terbatas, hanya satu atau dua satuan pelayanan, karena SPPG bebas mencari pemasok dari mana pun.

Suggested read: Menteri PU dan Gubernur Banten Susuri Kali Angke, Soroti Pendangkalan dan Penyempitan Penyebab Banjir

Stok aman hingga empat sampai lima bulan

Bulog Semarang memastikan terus memperkuat jaringan distribusi beras komersial agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pasokan pangan. Hingga akhir Oktober 2026, Bulog Semarang mengelola stok Cadangan Beras Pemerintah sebanyak 81.600 ton, yang digunakan untuk bantuan pangan masyarakat, stabilisasi pasokan dan harga pangan, hingga kebutuhan penanganan kondisi tertentu.

Ketahanan stok Bulog Semarang saat ini mampu memenuhi kebutuhan sekitar empat hingga lima bulan ke depan sebelum memasuki masa panen berikutnya di tahun 2027. Stok itu dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Suggested read: 59 Ijazah Tertahan di Pekanbaru Dibebaskan, Pemkot Siapkan Tahap Berikutnya

Apa poin penting dari berita ini?

  • Perum Bulog Semarang siap melayani distribusi beras komersial melalui Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di wilayah kerjanya, disampaikan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 31 Oktober 2026.
  • Permintaan dari Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di wilayah kerja Bulog Semarang telah mencapai sekitar 533 ton untuk kebutuhan pasokan beras.
  • Distribusi beras komersial dilakukan melalui ritel modern, ritel binaan Bulog, dan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, selain beras Cadangan Beras Pemerintah untuk bantuan dan stabilisasi.
  • Bulog Semarang juga melayani permintaan beras premium dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sesuai mekanisme kerja sama, meski saat ini jumlah yang dilayani masih satu atau dua satuan pelayanan.
  • Stok Cadangan Beras Pemerintah Bulog Semarang hingga akhir Oktober 2026 sebanyak 81.600 ton, cukup untuk empat hingga lima bulan ke depan dan aman menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *