Keanu Reeves bergabung dengan film stop-motion Jepang berjudul Hidari setelah menonton film percontohan proyek tersebut, dan kabar itu disampaikan sutradara Kawamura Masashi dalam sebuah sesi di Festival Film Internasional Tokyo. Reeves, yang akan mengisi suara tokoh utama, ternyata sudah berada di urutan teratas daftar incaran Kawamura sejak boneka sang samurai dibuat.
Kawamura menciptakan, menulis, dan menyutradarai Hidari bersama rekan sutradara Ogawa Iku. Dalam sesi yang melaporkan program pengembangan bakat Film Frontier, Kawamura menjelaskan bahwa timnya sangat dipengaruhi film-film Akira Kurosawa. Ketika boneka itu dibuat, ia meminta perpaduan aktor legendaris Toshiro Mifune dan Keanu Reeves, dibagi dua, lalu dibuat lebih tua. Dari titik itulah Reeves terus menjadi pilihan utama untuk suara tokoh utama.
Produser film kemudian menanggapi keinginan itu dengan serius. Mereka mencari jalan untuk menghubungi Reeves dan mengatur agar sang aktor menonton film percontohannya. Sekitar satu minggu kemudian, kabar baik datang dan sebuah panggilan video diatur. Kawamura mengaku terkejut dengan kecepatan proses tersebut, apalagi ketika Reeves benar-benar muncul di ujung panggilan. Pengumuman keterlibatan Reeves sebagai pengisi suara utama sendiri sudah disampaikan di Cannes pada Mei, tetapi Kawamura menegaskan sang aktor sudah menonton film percontohan itu sebelum festival berlangsung.
Film ini juga menarik perhatian sutradara RRR, S. S. Rajamouli. Kawamura bercerita bahwa ia bertemu Rajamouli di Annecy, memperlihatkan Hidari, dan berakhir dalam percakapan berdiri selama sekitar 30 menit tentang cara film itu dibuat. Menurut Kawamura, pertemuan semacam itu, dengan sineas yang jarang bersinggungan dengannya, hanya bisa terjadi di festival, baik lewat kejutan di dalam teater maupun koneksi setelah penonton keluar dari gedung.
Perjalanan Hidari dimulai dari sebuah film bukti konsep yang dibuat sekitar tiga tahun lalu. Tim membiayainya sendiri dengan bantuan urun dana, lalu mengunggahnya ke YouTube. Sejak itu video tersebut ditonton sekitar 5,3 juta kali dan mengumpulkan kira-kira 120.000 pengikut, banyak di antaranya dari luar Jepang. Kawamura mengakui proyek ini terbilang keras: ukiran kayu, stop-motion, dan drama periode adalah kombinasi yang sulit dipahami hanya lewat proposal tertulis.
Dengan dukungan Film Frontier, program yang didukung Badan Urusan Kebudayaan Jepang dan dijalankan penyelenggara festival UniJapan, tim Hidari membawa proyek ini ke Showcase Animasi Annecy yang menjadi bagian dari Pasar Film Cannes, bahkan membawa salah satu boneka ukiran tangan mereka. Boneka itu justru menarik kerumunan lebih besar daripada pembuatnya, dan panggung Cannes mempertemukan film ini dengan penggemar film laga maupun distributor dan agen. Kawamura menegaskan bahwa meski berteknik stop-motion, Hidari dipikirkan sebagai film laga.
Anggaran film ini terbilang besar dan timnya masih terus menjual proyek tersebut, mencari hibah serta kemitraan dengan distributor luar negeri. Produser Dwarf Studios, Matsumoto Noriko, menyampaikan di Busan awal bulan ini bahwa pembicaraan dengan sebuah perusahaan Amerika yang menawarkan pendanaan penuh dengan imbalan seluruh hak film sempat macet. Ogawa sendiri bekerja di rumah produksi stop-motion Dwarf Studios, dan menilai teknik ini tetap ceruk di film dan televisi komersial, meski bagian film pendek festival dan pelajar dipenuhi karya serupa. Kawamura menutup ceritanya dengan gambaran jujur: dari sisi kecepatan, film ini dibuat dengan cara independen, ringan bergerak, dan berhasil melintas di atas es yang tipis.
Apa poin penting dari berita ini?
- Keanu Reeves bergabung dengan film stop-motion Hidari setelah menonton film percontohannya, dan tim pembuatnya mendapat kabar balasan sekitar satu minggu kemudian untuk mengatur panggilan video.
- Sutradara Kawamura Masashi menjadikan Reeves pilihan utama sejak boneka samurai dibuat, dengan rujukan perpaduan Toshiro Mifune dan Keanu Reeves yang dibuat lebih tua.
- Film bukti konsep Hidari yang dibiayai sendiri dan diunggah ke YouTube telah ditonton sekitar 5,3 juta kali dan mengumpulkan kira-kira 120.000 pengikut.
- Tim Hidari masih menjual proyek beranggaran besar ini dan mencari hibah serta kemitraan dengan distributor luar negeri, setelah pembicaraan pendanaan penuh dengan sebuah perusahaan Amerika sempat macet.


