Saturday, 31 October 2026
Politik

Beda Pilihan Pilkades, Makam di Bekasi Dipindahkan Usai Mediasi

Sejumlah warga menggali makam di Kabupaten Bekasi dalam video yang beredar di media sosial

Perbedaan pilihan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berujung pada pemindahan sebuah makam yang telah puluhan tahun berada di lahan pemakaman keluarga. Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah rekaman video yang memperlihatkan sejumlah warga menggali makam beredar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cap Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Makam yang dipindahkan berada di lahan pemakaman milik salah satu keluarga, sementara keluarga lain telah memakamkan kerabatnya di lahan tersebut selama puluhan tahun.

Menurut Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Candra, persoalan bermula dari perselisihan antara dua warga yang mendukung calon kepala desa berbeda dalam Pilkades yang digelar pada 20 September 2026. Pemilihan itu diikuti tiga calon kepala desa. Salah satu pihak mendukung calon yang menang, sedangkan pihak lain mendukung calon yang kalah sekaligus merupakan pemilik lahan tempat makam tersebut berada.

Ketegangan muncul setelah pemilik lahan merasa tersinggung oleh ucapan yang dianggap mengejek kekalahan calon yang didukungnya. Perselisihan yang awalnya bermula dari perbedaan dukungan politik itu kemudian melebar menjadi persoalan pribadi, karena makam keluarga salah satu pihak berada di atas lahan milik pihak lainnya.

Pemilik lahan kemudian meminta agar makam tersebut dipindahkan. Setelah melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama perangkat desa, kedua keluarga mencapai kesepakatan damai. Pemindahan makam akhirnya dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2026, dengan disaksikan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, serta berjalan aman dan lancar.

Kapolsek Cabangbungin menegaskan bahwa perselisihan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua keluarga berkomitmen tidak memperpanjang perselisihan akibat perbedaan pilihan politik tersebut, dan situasi di wilayah itu dilaporkan tetap kondusif.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perbedaan pilihan dalam pemilihan, termasuk di tingkat desa, dapat menimbulkan dampak yang jauh melampaui arena politik bila tidak dikelola dengan kepala dingin. Hubungan bertetangga yang telah terjalin puluhan tahun dapat retak hanya karena ucapan yang menyinggung dan perselisihan yang dibiarkan membesar.

Mediasi oleh aparat dan perangkat desa menunjukkan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan tetap memungkinkan, selama kedua pihak bersedia duduk bersama dan saling memaafkan. Namun, pemindahan makam yang telah puluhan tahun berada di satu tempat tetap menyisakan pelajaran penting: dalam setiap kontestasi politik, yang dipertaruhkan bukan hanya siapa yang menang, tetapi juga keutuhan hubungan sosial warga setelah pemilihan usai.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Perbedaan pilihan dalam Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Bekasi berujung pada pemindahan sebuah makam yang telah puluhan tahun berada di lahan pemakaman keluarga, dan peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial.
  • Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cap Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, dengan makam yang berada di lahan pemakaman milik salah satu keluarga.
  • Menurut Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Candra, persoalan bermula dari perselisihan antara dua warga yang mendukung calon kepala desa berbeda dalam Pilkades yang digelar pada 20 September 2026.
  • Ketegangan muncul setelah pemilik lahan merasa tersinggung oleh ucapan yang dianggap mengejek kekalahan calon yang didukungnya, hingga pemilik lahan meminta agar makam tersebut dipindahkan.
  • Setelah mediasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama perangkat desa, kedua keluarga mencapai kesepakatan damai, dan pemindahan makam dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2026.
  • Kapolsek Cabangbungin menegaskan perselisihan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan situasi di wilayah itu tetap kondusif.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *