PT Bank Danamon Indonesia Tbk meraih penghargaan Best Performance untuk kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3 pada ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 di Jakarta. Penghargaan itu diterima Chief Strategy Officer Danamon, Reza Iskandar Sardjono, dari jajaran Bisnis Indonesia Group.
Penghargaan ini diberikan kepada bank yang dinilai mampu menjaga kinerja usaha secara sehat di tengah kebutuhan layanan keuangan yang terus berubah. Bagi Danamon, capaian tersebut menjadi penanda bahwa penguatan kinerja, inovasi layanan, dan tata kelola perusahaan yang dijalankan selama ini membuahkan hasil yang diakui pihak luar.
Reza menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan, serta menghadirkan solusi keuangan yang holistik dan bernilai tambah bagi nasabah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada karyawan, nasabah, regulator, mitra usaha, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan yang mendukung perjalanan Danamon.
Danamon merupakan bagian dari grup keuangan global MUFG. Bank ini melayani berbagai segmen nasabah, mulai dari individu, usaha kecil dan menengah, korporasi, hingga lembaga keuangan, dengan jaringan layanan yang mencakup kantor konvensional, Unit Usaha Syariah, dan Adira Finance.
Per 30 Juni 2026, Danamon mencatat total aset konsolidasi sebesar Rp301,3 triliun dengan lebih dari 36.088 karyawan konsolidasi. Jaringannya mencakup 1.205 cabang, termasuk kantor layanan konvensional, Unit Usaha Syariah, dan Adira Finance, serta 906 ATM dan mesin setor tarik tunai (CRM).
Melalui kerja sama jaringan ATM Bersama, PRIMA, dan ALTO, nasabah Danamon juga dapat mengakses sekitar 60.000 ATM di seluruh Indonesia. Jangkauan itu menjadi penting bagi nasabah di daerah yang tidak memiliki cabang Danamon di dekat tempat tinggalnya.
Di sisi digital, Danamon mengandalkan D-Bank PRO untuk nasabah perorangan dan Danamon Cash Connect untuk nasabah korporasi. Kedua kanal ini dirancang untuk menjawab pergeseran perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan perbankan dari gawai, tanpa harus selalu datang ke cabang.
Fokus pada kinerja dan tata kelola menjadi benang merah dari capaian ini. Di industri perbankan, pertumbuhan yang cepat tanpa tata kelola yang baik mudah berbalik menjadi risiko, sementara tata kelola yang kaku tanpa inovasi layanan membuat bank tertinggal dari perubahan kebutuhan nasabah.
Penghargaan BIFA 2026 karena itu dapat dibaca sebagai pengakuan atas keseimbangan tersebut: kinerja yang terjaga, layanan yang terus diperbarui, dan tata kelola yang dijalankan secara konsisten. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan keseimbangan itu ketika kondisi ekonomi, suku bunga, dan persaingan digital terus berubah.
Bagi nasabah, capaian semacam ini bukan sekadar piala di etalase. Bank yang kinerjanya sehat dan tata kelolanya terjaga cenderung lebih mampu menjaga kepercayaan, menjaga layanan tetap berjalan, dan menghadirkan produk yang relevan dalam jangka panjang.
Apa poin penting dari berita ini?
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk meraih Best Performance kategori KBMI 3 pada Bisnis Indonesia Financial Awards 2026 di Jakarta, diterima Chief Strategy Officer Reza Iskandar Sardjono.
- Penghargaan itu dinilai mencerminkan upaya menjaga kinerja usaha lewat penguatan kapabilitas, pengembangan produk dan layanan, serta tata kelola perusahaan yang baik.
- Danamon merupakan bagian dari grup keuangan global MUFG dan melayani individu, UMKM, korporasi, hingga lembaga keuangan.
- Per 30 Juni 2026, Danamon mencatat aset konsolidasi Rp301,3 triliun, lebih dari 36.088 karyawan, 1.205 cabang, 906 ATM dan CRM, serta akses sekitar 60.000 ATM lewat jaringan ATM Bersama, PRIMA, dan ALTO.
- Layanan digital Danamon meliputi D-Bank PRO untuk nasabah perorangan dan Danamon Cash Connect untuk nasabah korporasi.


