Rumor bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengabaikan tingginya harga bahan bakar minyak dan justru membanggakan kekayaan yang dihasilkan negaranya dari minyak beredar di media sosial pada Oktober 2026. Pemeriksa fakta Snopes menelusuri rumor itu dan menemukan bahwa ucapan tersebut memang benar-benar diucapkan Trump dalam sebuah pidato kampanye.
Ucapan itu disampaikan Trump dalam pidato pada 24 Oktober 2026 di Perry, Georgia, saat ia tampil dalam rapat umum untuk mendukung kandidat Partai Republik menjelang pemilihan sela Amerika Serikat. Dalam pidato itu, Trump mengumumkan bahwa produsen mobil Jerman, Audi, akan menanamkan investasi 4 miliar dolar untuk pabrik baru di Peach County, wilayah tempat Perry berada.
Di media sosial, sejumlah pengguna membagikan potongan video dan mengklaim Trump berkata, “We’re making money like we’ve never made before” atau “kami menghasilkan uang seperti belum pernah sebelumnya”, serta “I don’t give a damn, I’m going to say it. We’re making a freaking fortune” atau “saya tidak peduli, saya akan mengatakannya, kami menghasilkan kekayaan yang luar biasa”. Sebagian pembaca juga menghubungi Snopes untuk meminta verifikasi atas keaslian kutipan tersebut.
Rekaman pidato lengkapnya mengonfirmasi konteks ucapan itu. Trump sedang menyampaikan argumen bahwa ekonomi Amerika Serikat menguat, dengan kesepakatan Audi sebagai salah satu contohnya, meskipun harga bensin saat itu sedang tinggi. Ia mengklaim harga itu pada akhirnya akan turun. Dalam pidatonya, Trump berkata bahwa negaranya menghasilkan ratusan miliar dolar karena situasi di Timur Tengah, dengan minyak yang dibawa ke Texas, Oklahoma, dan Louisiana, ditambah potensi dari Venezuela dan Greenland yang disebutnya kaya minyak.
Trump bahkan sempat memprediksi sendiri bagaimana ucapannya akan diberitakan. Ia berkata dengan nada bercanda bahwa media akan menulis judul seperti “Presiden Trump membicarakan semua uang yang mereka hasilkan sementara rakyat menderita di pompa bensin”. Prediksi itu terbukti: Newsweek kemudian menerbitkan artikel berjudul “Trump Says He Doesn’t ‘Give A Damn’ About Gas Prices As US Making ‘Fortune'”.
Sebagai konteks harga, Snopes mengutip pelacak harga AAA yang mencatat rata-rata nasional bensin reguler di Amerika Serikat sekitar 4,23 dolar per galon pada saat artikel itu ditulis. Rekor tertinggi rata-rata nasional bensin reguler adalah 5,02 dolar pada 22 Juni 2022, pada masa Presiden Joe Biden, sedangkan rekor tertinggi solar adalah 6,53 dolar pada 22 September di masa pemerintahan Trump saat ini.
Jadi, klaim yang beredar itu bukan kutipan palsu: ucapan tentang kekayaan dari minyak memang keluar dari mulut Trump di Perry, Georgia, pada 24 Oktober 2026, sebagai bagian dari argumennya bahwa ekonomi menguat dan harga di pompa bensin akan turun. Yang perlu dipahami pembaca adalah konteksnya, yakni pidato kampanye menjelang pemilihan sela, bukan pernyataan resmi kebijakan energi yang berdiri sendiri.
Apa poin penting dari berita ini?
- Rumor bahwa Trump membanggakan kekayaan dari minyak di tengah harga BBM tinggi beredar di media sosial pada Oktober 2026.
- Ucapan itu disampaikan Trump dalam pidato pada 24 Oktober 2026 di Perry, Georgia, dalam rapat umum menjelang pemilihan sela.
- Trump mengklaim negaranya menghasilkan ratusan miliar dolar dari minyak dan menyebut harga di pompa bensin akan turun.
- Dalam pidato yang sama, Trump mengumumkan investasi 4 miliar dolar dari Audi untuk pabrik baru di Peach County.
- Pemeriksa fakta mengonfirmasi ucapan itu autentik berdasarkan rekaman pidato lengkapnya, dengan konteks argumen ekonomi yang sedang menguat.

