Tuesday, 3 November 2026
Lingkungan

BNPB: 742 Hektare Lahan Masih Terbakar, Kalteng Terluas

Ilustrasi petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan masih ada 742 hektare lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga Senin (2/11). Kalimantan Tengah tercatat sebagai wilayah terluas yang terbakar.

Angka 742 hektare itu menunjukkan bahwa karhutla belum sepenuhnya padam, meski berbagai upaya pemadaman terus dilakukan. Lahan yang masih terbakar tersebar di sejumlah wilayah, dengan Kalteng menjadi yang paling luas.

Karhutla di Kalimantan Tengah selama ini menjadi perhatian karena luasnya lahan gambut di provinsi tersebut. Kebakaran di lahan gambut sulit dipadamkan dan dapat menghasilkan asap yang menyebar jauh.

Asap dari karhutla berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Paparan asap dalam waktu lama dapat mengganggu pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Selain kesehatan, karhutla juga merusak ekosistem. Hutan dan lahan yang terbakar kehilangan vegetasinya, habitat satwa terganggu, dan proses pemulihan alam membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Upaya pemadaman karhutla melibatkan berbagai pihak, dari pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat setempat. Pemadaman darat dan udara biasanya dikerahkan bersamaan untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses.

Pencegahan menjadi bagian yang tidak kalah penting. Patroli, pemantauan titik panas, dan penegakan hukum terhadap pembakaran lahan menjadi langkah-langkah yang terus didorong.

Musim dan kondisi cuaca memengaruhi kerawanan karhutla. Saat lahan mengering, risiko kebakaran meningkat, sehingga pemantauan harus diperketat pada periode-periode rawan.

Bagi masyarakat di sekitar wilayah terbakar, informasi yang akurat mengenai titik api dan kualitas udara sangat penting. Informasi itu membantu warga mengambil langkah perlindungan, seperti membatasi aktivitas di luar ruangan.

Dengan 742 hektare lahan yang masih terbakar dan Kalteng sebagai wilayah terluas, penanganan karhutla masih menjadi pekerjaan yang harus dilanjutkan hingga seluruh titik api benar-benar padam.

Kebakaran di lahan gambut dikenal sulit dipadamkan karena api dapat menjalar di bawah permukaan. Karena itu, pemadaman sering membutuhkan waktu lama dan gabungan berbagai cara, dari pembasahan lahan hingga pemadaman udara.

Bagi warga di wilayah terdampak, langkah perlindungan sederhana seperti membatasi aktivitas luar ruangan saat asap pekat dan menggunakan masker menjadi penting. Informasi kualitas udara dari otoritas setempat sebaiknya selalu dipantau selama masa kebakaran.

Apa poin penting dari berita ini?

  • BNPB melaporkan 742 hektare lahan masih terbakar hingga Senin (2/11).
  • Kalimantan Tengah tercatat sebagai wilayah terluas yang terbakar.
  • Karhutla mengancam kesehatan, ekosistem, dan membutuhkan pemadaman berkelanjutan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *