Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar pasar murah atau operasi pasar di 12 titik di sejumlah kecamatan. Kegiatan yang berlangsung pada 3 hingga 12 November 2026 ini bertujuan meringankan beban masyarakat, menjaga keterjangkauan harga, mengendalikan inflasi, dan menstabilkan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional.
Bupati Nagan Raya Dr. TR Keumangan, S.H., M.H., bersama Kepala Disperindagkop UKM Nagan Raya Samsuar, S.E., M.Si., dan Perum Bulog Cabang Meulaboh serta unsur terkait menjadi pihak yang menggerakkan kegiatan ini. Kerja sama antara pemerintah daerah dan Bulog ini penting, karena ketersediaan stok dan kelancaran distribusi menjadi kunci keberhasilan operasi pasar.
Titik-titik pasar murah tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, antara lain Suka Makmue, Kuala Pesisir, Seunagan Timur, Darul Makmur, Seunagan, Beutong Ateuh, Kuala, Tripa Makmur, Beutong, dan Tadu Raya. Masyarakat diminta datang ke titik yang berada di kecamatannya masing-masing sesuai jadwal yang telah ditetapkan, agar pembagian berjalan tertib dan tepat sasaran.
Paket bahan pokok yang dijual dalam pasar murah ini terdiri atas beras premium 10 kilogram seharga Rp130.000, gula pasir 2 kilogram seharga Rp30.000, minyak goreng 2 liter seharga Rp39.000, dan telur ayam 1 papan seharga Rp37.000. Total satu paket mencapai Rp236.000. Harga bersubsidi ini diharapkan benar-benar membantu keluarga, terutama mereka yang paling merasakan tekanan harga bahan pokok.
Pelaksanaan pasar murah secara bertahap dari 3 hingga 12 November 2026 memberi kesempatan bagi masyarakat di berbagai kecamatan untuk mengakses bahan pokok dengan harga yang sama. Penjadwalan bertahap juga memudahkan panitia dalam mengatur stok, distribusi, dan pengamanan di setiap lokasi, sehingga tidak terjadi penumpukan massa di satu titik.
Konteks kegiatan ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika harga bahan pokok. Menjelang hari besar keagamaan dan nasional, harga kebutuhan pokok kerap mengalami tekanan karena meningkatnya permintaan. Operasi pasar menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah lonjakan harga yang memberatkan.
Bagi warga Nagan Raya, pesan praktisnya jelas: perhatikan jadwal di kecamatan masing-masing dan datang sesuai waktu yang ditetapkan. Dengan begitu, manfaat pasar murah bisa dirasakan merata, tanpa antrean yang tidak perlu dan tanpa kekhawatiran kehabisan stok.
Ke depan, keberhasilan pasar murah ini akan diukur dari seberapa luas manfaatnya dirasakan dan seberapa stabil harga bahan pokok setelah kegiatan berakhir. Jika berjalan baik, operasi pasar seperti ini bisa menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah hadir secara langsung dalam menjaga kesejahteraan warganya.
Apa poin penting dari berita ini?
- Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar pasar murah di 12 titik pada 3 hingga 12 November 2026.
- Kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat, mengendalikan inflasi, dan menstabilkan harga bahan pokok.
- Titik pasar murah tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Suka Makmue, Kuala Pesisir, Seunagan Timur, dan Darul Makmur.
- Satu paket berisi beras premium 10 kg Rp130.000, gula pasir 2 kg Rp30.000, minyak goreng 2 liter Rp39.000, dan telur ayam 1 papan Rp37.000, total Rp236.000.
- Masyarakat diminta datang ke titik di kecamatannya masing-masing sesuai jadwal.


