Sunday, 1 November 2026
Film Indonesia

Thom Haye Menangis Menonton The Longest Wait, Terkenang Neneknya yang Telah Tiada

Pemain Timnas Indonesia dalam pertandingan sepak bola melawan Thailand

Pemain Timnas Indonesia Thom Haye meneteskan air mata saat menonton film The Longest Wait di bioskop. Momen itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Kita Garuda, dan dengan cepat menarik perhatian para penggemar sepak bola Indonesia.

Dalam keterangan yang menyertai unggahan tersebut, Haye menceritakan bahwa ia teringat kepada mendiang neneknya saat menyaksikan film itu. Kenangan tersebut muncul ketika ia mengenang proses yang harus ia jalani untuk bisa bermain bersama Timnas Indonesia, sebuah perjalanan yang penuh dengan pengorbanan, penantian, dan harapan dari keluarga.

Reaksi Haye terasa istimewa karena ia bukan sekadar penonton biasa. Ia adalah salah satu pemain yang kisahnya direkam dalam film dokumenter tersebut, sehingga apa yang tampil di layar bukan cerita orang lain, melainkan potongan dari hidupnya sendiri. Menonton kembali perjalanan itu di bioskop, di tengah penonton lain, menghadirkan emosi yang berbeda dibandingkan sekadar mengingatnya.

The Longest Wait sendiri adalah film dokumenter tentang Timnas Indonesia yang merekam perjalanan dan kebangkitan skuad Garuda pada periode 2023 hingga 2025 menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026. Film berdurasi 95 menit ini digarap oleh Sam C. Webb bersama Arief Soeliscane Affandi sebagai sutradara pendamping, dan diproduksi oleh Fremantle Indonesia bersama Beach House Pictures, bekerja sama dengan PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia.

Film ini menyoroti fase krusial perjalanan Timnas Indonesia, ketika para pemain dengan latar belakang yang beragam harus bahu-membahu menghadapi lawan-lawan kuat seperti Arab Saudi dan Australia. Penonton diajak melihat sisi personal para atlet ketika berhadapan dengan tekanan media, ekspektasi keluarga, dan harapan suporter yang begitu besar.

Sejumlah pemain andalan tampil dalam dokumenter ini, antara lain Rizky Ridho, Thom Haye, Shayne Pattynama, Egy Maulana Vikri, Justin Hubner, dan Beckham Putra. Kehadiran mereka membuat film ini terasa dekat bagi para penggemar, karena wajah-wajah yang selama ini hanya terlihat di lapangan kini diperlihatkan dari sisi yang lebih manusiawi.

Penayangan The Longest Wait dimulai secara terbatas di sepuluh bioskop pilihan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Setelah sesi khusus tersebut, film ini diputar serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026, dan telah dinyatakan berklasifikasi untuk semua umur.

Kisah Haye tentang neneknya memberi gambaran tentang sisi lain dari perjuangan seorang pemain diaspora. Di balik seragam Timnas dan sorak sorai stadion, terdapat keluarga yang mendukung dari jauh, kenangan masa kecil, dan sosok-sosok yang tidak lagi ada tetapi terus hidup dalam ingatan. Momen menangis di bioskop itu menjadi jendela kecil ke dalam sisi tersebut.

Reaksi serupa juga pernah dibagikan oleh pemain lain setelah menyaksikan film ini, yang menandakan bahwa The Longest Wait memang menyentuh bukan hanya penonton umum, tetapi juga para pemainnya sendiri. Bagi mereka, film ini bukan sekadar dokumentasi pertandingan, melainkan arsip tentang masa-masa yang telah mereka lalui bersama.

Bagi para penggemar, air mata Haye menjadi pengingat bahwa perjalanan Timnas Indonesia tidak hanya diukur dari skor akhir atau posisi klasemen. Di balik setiap pertandingan, ada cerita keluarga, pengorbanan, dan penantian panjang yang akhirnya menemukan bentuknya di layar bioskop.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pemain Timnas Indonesia Thom Haye meneteskan air mata saat menonton film The Longest Wait di bioskop, dan momen itu terekam dalam video yang diunggah akun Kita Garuda.
  • Haye menceritakan bahwa ia teringat kepada mendiang neneknya saat menyaksikan film itu, ketika mengenang proses yang harus ia jalani untuk bisa bermain bersama Timnas Indonesia.
  • The Longest Wait adalah film dokumenter berdurasi 95 menit yang merekam perjalanan dan kebangkitan skuad Garuda pada periode 2023 hingga 2025 menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • Film ini digarap oleh Sam C. Webb bersama Arief Soeliscane Affandi sebagai sutradara pendamping, dan diproduksi oleh Fremantle Indonesia bersama Beach House Pictures, bekerja sama dengan PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia.
  • Penayangan terbatas digelar di sepuluh bioskop pilihan pada 28 Oktober 2026, dan film ini diputar serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026.
  • Sejumlah pemain andalan tampil dalam dokumenter ini, antara lain Rizky Ridho, Thom Haye, Shayne Pattynama, Egy Maulana Vikri, Justin Hubner, dan Beckham Putra.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *