Lembaga pemeriksa fakta Snopes merangkum 12 klaim yang beredar seputar persaingan kursi Senat Amerika Serikat di Texas antara anggota DPR negara bagian dari Partai Demokrat, James Talarico, dan Jaksa Agung Texas dari Partai Republik, Ken Paxton, dalam sebuah koleksi yang diterbitkan pada 31 Oktober 2026. Koleksi itu disusun menjelang pemilihan sela pada 3 November 2026, ketika persaingan kedua kandidat tersebut menarik perhatian nasional dan memicu banyak rumor di media sosial. Lima klaim di antaranya sudah diperiksa dengan putusan yang jelas, mulai dari klaim yang terbukti benar hingga klaim yang masih belum terverifikasi.
Rumor-rumor itu menyebar karena persaingan Senat Texas kali ini dipantau luas di luar Texas. Unggahan tangkapan layar, potongan video, dan kutipan yang dipenggal konteksnya beredar cepat di X dan Facebook, sehingga pemeriksa fakta menelusuri satu per satu klaim tersebut ke sumber aslinya. Berikut lima klaim yang diperiksa beserta hasil pemeriksaannya.
1. Neil Bush disebut memilih Talarico: Benar
Klaim yang beredar menyebutkan Neil Bush, salah satu saudara mantan Presiden George W. Bush, mengumumkan lewat akun Facebook resminya bahwa ia memilih Talarico untuk Senat Amerika Serikat dari Texas. Snopes menyatakan klaim ini benar. Bush memang mengunggah pesan itu pada 20 Oktober 2026. Dalam unggahan tersebut, Bush menulis bahwa ia belum pernah mengunggah pesan politik di Facebook karena tidak ingin menyinggung teman-temannya yang berpandangan berbeda, tetapi kali ini ia melanggar tradisi itu karena telah memilih lebih awal dan memilih James Talarico untuk Senat Amerika Serikat.
Suggested read: Rumor Halloween yang Kembali Beredar: Ember Biru hingga Batas Usia Trick-or-Treat, Ini Hasil Pemeriksa Faktanya
2. Talarico dirawat di fasilitas kesehatan mental Ohio: Salah
Rumor lain menyebutkan Talarico menjalani perawatan di sebuah fasilitas kesehatan mental di Ohio pada September dan Oktober 2026. Rumor itu muncul setelah Talarico menghilang dari jalur kampanye selama hampir 10 hari. Snopes menyatakan klaim ini salah. Pada 11 Oktober 2026, Talarico menjelaskan dalam wawancara video kepada stasiun televisi KXAS di Dallas bahwa ia beristirahat di rumah karena terserang influenza. Unggahan yang menuduh penjelasan soal flu itu sebagai kebohongan tidak didukung bukti perawatan di Ohio.
Suggested read: Teori yang Beredar: Klaim Vegan hingga 'Disalib', 4 Pernyataan soal Talarico yang Diperiksa Faktanya
3. Talarico menolak RUU lahan Texas dari China: Benar, dengan konteks
Klaim ketiga menyebutkan Talarico memilih menolak RUU SB 17, RUU yang dimaksudkan untuk mencegah China membeli tanah di Texas. Snopes menyatakan klaim ini benar, tetapi dengan konteks yang penting. Talarico memang memilih tidak pada versi final RUU tersebut, meskipun sebelumnya ia memilih untuk melanjutkan pembahasan amendemennya. Juru bicara Talarico menjelaskan bahwa suara tidak itu diberikan untuk mencegah pemberian kekuasaan lebih besar kepada gubernur. Sementara itu, para penentang RUU menilai amendemen pada versi final telah memperluas cakupan RUU melampaui maksud awalnya. RUU itu pada akhirnya lolos dan menjadi undang-undang pada September 2025.
Suggested read: Teori yang Beredar: Militer AS Kerahkan Rudal di Mar-a-Lago, Ini Hasil Pemeriksaannya
4. Video Paxton ke Islandia bersama selingkuhan: Belum terverifikasi
Klaim keempat menyangkut video yang disebut memperlihatkan Paxton bepergian ke Islandia bersama seorang perempuan yang diduga selingkuhannya. Dalam laporan Snopes pada 1 Juli 2026, klaim ini dinyatakan masih diselidiki dan belum terverifikasi. Klip itu pertama kali dibagikan oleh kelompok Lincoln Project lewat unggahan di X pada 28 Juni 2026, lalu diberitakan tabloid Inggris Daily Mail pada 29 Juni 2026. Snopes mencatat tidak jelas bagaimana video itu diperoleh, dan tidak ditemukan bukti yang membantah klaim tabloid tersebut, tetapi tidak ada pula konfirmasi independen. Penelusuran atas penampilan publik Paxton juga tidak menunjukkan indikasi bahwa ia berada di Amerika Serikat pada waktu perjalanan yang dituduhkan itu. Karena itu, klaim ini tidak bisa dinyatakan benar ataupun salah.
Suggested read: Teori yang Beredar: Tribut Ian McKellen untuk Patrick Stewart Diragukan, Ini Hasil Pemeriksaannya
5. Kantor Paxton mengatur plea deal kasus pelecehan anak: Benar, dengan konteks
Klaim kelima menyebutkan kantor Paxton mengatur kesepakatan pembelaan bagi seorang pria terdakwa pelecehan seksual anak sehingga ia hanya menjalani 30 hari penjara dan tidak wajib mendaftar sebagai pelaku kejahatan seksual. Snopes menyatakan klaim ini benar, dengan konteks. Sidang pertama kasus Adam Hoffman pada 2025 berakhir tanpa putusan juri. Kantor Paxton kemudian menawarkan kesepakatan pembelaan daripada mengulang sidang, dengan alasan penuduh lebih memilih melanjutkan hidupnya. Dakwaan Hoffman diturunkan menjadi penyerangan tidak senonoh dan mempertontonkan materi berbahaya kepada anak di bawah umur, disertai pengakuan niat melecehkan korban tanpa menyebut usia korban. Karena pengakuan itu tidak menyebut usia korban, Hoffman tidak diwajibkan mendaftar sebagai pelaku kejahatan seksual. Kesepakatan awal mengusulkan satu hari penjara, hakim menaikkannya menjadi 30 hari, sempat menjadi 60 hari setelah protes, dan pada akhirnya Hoffman dibebaskan setelah menjalani 30 hari.
Kelima putusan ini menunjukkan bahwa tidak semua klaim yang viral soal duel Senat Texas itu bisa diperlakukan sama. Ada klaim yang terbukti benar, ada yang terbukti salah, ada yang benar tetapi kehilangan konteks penting, dan ada pula yang sampai saat pemeriksaan masih belum terverifikasi. Pembaca disarankan memeriksa sumber asli dan putusan pemeriksa fakta sebelum membagikan ulang tangkapan layar atau potongan video yang beredar.
Suggested read: Teori yang Beredar: Iklan Ohio Sebut Amy Acton Berbohong soal Masa Kecil, Ini Kata Dokumen Pengadilan
Apa poin penting dari berita ini?
- Snopes merangkum 12 klaim seputar persaingan Senat Amerika Serikat di Texas antara James Talarico dan Ken Paxton dalam koleksi yang diterbitkan pada 31 Oktober 2026.
- Klaim bahwa Neil Bush mengumumkan lewat Facebook bahwa ia memilih Talarico dinyatakan benar, berdasarkan unggahan Bush pada 20 Oktober 2026.
- Rumor bahwa Talarico dirawat di fasilitas kesehatan mental di Ohio dinyatakan salah, karena Talarico menjelaskan pada 11 Oktober 2026 bahwa ia beristirahat di rumah karena influenza.
- Klaim bahwa Talarico menolak RUU SB 17 dinyatakan benar dengan konteks, karena ia memilih tidak pada versi final setelah sebelumnya memilih melanjutkan pembahasan amendemennya.
- Video yang disebut memperlihatkan Paxton bepergian ke Islandia masih belum terverifikasi, karena tidak jelas bagaimana video itu diperoleh dan tidak ada konfirmasi independen.
- Klaim bahwa kantor Paxton mengatur kesepakatan pembelaan kasus Adam Hoffman dinyatakan benar dengan konteks, termasuk sidang pertama yang berakhir tanpa putusan juri dan dakwaan yang diturunkan.


