Sunday, 1 November 2026
Pendidikan

Sambut Hari Guru Nasional, Ganesha Operation Gelar Lomba Cerdas Cermat SMA di Sumatera Utara

Para siswa berseragam duduk di kelas sambil menulis dan memperhatikan pelajaran

Penguatan kualitas sumber daya manusia sejak bangku sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan nasional. Selain penguasaan materi pelajaran, kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, kecepatan mengambil keputusan, dan kepercayaan diri juga perlu dibangun melalui kegiatan kompetitif di lingkungan pendidikan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Cerdas Cermat tingkat SMA yang digelar Ganesha Operation, lembaga bimbingan belajar yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Mereka bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Sumatera Utara dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional 2026.

Kompetisi yang digelar pada 27 hingga 28 Oktober 2026 itu melibatkan 35 regu dari 35 sekolah. Direktur Utama Ganesha Operation, Prof. Bob Foster, mengatakan materi perlombaan mencakup 12 mata pelajaran, yaitu matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, literasi numerasi, pendidikan kewarganegaraan, sejarah, fisika, kimia, biologi, ekonomi, geografi, dan informatika.

Soal-soal itu disusun tim Ganesha Operation untuk menguji keluasan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memahami berbagai bidang ilmu. Luasnya cakupan materi itu membuat setiap regu harus mengandalkan pembagian peran dan strategi yang tepat, karena ketiga anggota tim dituntut saling melengkapi dalam menjawab pertanyaan, menjaga konsentrasi, serta mengambil keputusan secara cepat dan akurat.

“Kompetisi berlangsung melalui tiga tahapan utama, yakni babak wajib, babak lempar, dan babak final setelah sebelumnya seluruh regu mengikuti penyisihan. Enam regu dengan perolehan nilai terbaik berhak melanjutkan pertandingan ke babak LCC,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua LCC, Halimah Harahap, mengatakan kegiatan itu dirancang sebagai wahana pengembangan pengetahuan, wawasan, daya nalar, kerja sama, sportivitas, dan karakter siswa SMA. Lomba ini juga diharapkan bisa mendorong budaya belajar, meningkatkan motivasi berprestasi, serta mempererat silaturahmi antarsatuan pendidikan di seluruh Kota Medan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatera Utara, David Eltom Nainggolan, mengatakan LCC merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang disiapkan untuk memperingati Hari Guru Nasional. Rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus membangun karakter peserta didik.

“Dengan trigger-trigger seperti ini, motivasi siswa meningkat, ter-challenge. Bukan hanya peningkatan kualitas pendidikan, tapi juga siswanya punya karakter,” ujarnya. Menurut David, pengalaman mengikuti kompetisi akademik juga dapat menjadi bekal bagi siswa saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, karena mereka terbiasa berpikir cepat, bekerja dalam tim, dan bersikap sportif saat menang maupun kalah.

Melalui lomba seperti ini, peringatan Hari Guru Nasional tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang nyata bagi siswa untuk menguji kemampuan dan bagi guru untuk melihat hasil pembinaan di kelas. Kompetisi yang sehat memberi panggung bagi kerja keras siswa sekaligus mempertemukan sekolah-sekolah dalam suasana yang saling menghargai.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Ganesha Operation yang berbasis di Bandung bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Sumatera Utara menggelar Lomba Cerdas Cermat tingkat SMA dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional 2026.
  • Kompetisi pada 27 hingga 28 Oktober 2026 itu melibatkan 35 regu dari 35 sekolah, dengan materi 12 mata pelajaran, yaitu matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, literasi numerasi, pendidikan kewarganegaraan, sejarah, fisika, kimia, biologi, ekonomi, geografi, dan informatika.
  • Setiap regu beranggotakan tiga siswa yang harus saling melengkapi dalam menjawab pertanyaan, menjaga konsentrasi, dan mengambil keputusan secara cepat dan akurat, melalui tahapan penyisihan, babak wajib, babak lempar, dan babak final, dengan enam regu terbaik melanjutkan pertandingan.
  • Ketua LCC Halimah Harahap menyebut lomba itu dirancang sebagai wahana pengembangan pengetahuan, wawasan, daya nalar, kerja sama, sportivitas, dan karakter siswa SMA, sekaligus mendorong budaya belajar, motivasi berprestasi, dan silaturahmi antarsatuan pendidikan di Kota Medan.
  • Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatera Utara David Eltom Nainggolan menilai kegiatan seperti ini meningkatkan motivasi siswa dan membangun karakter, serta menjadi bagian dari rangkaian Hari Guru Nasional yang diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *