Aktris Manushi Chhillar berbagi pandangan tentang cara menjalani karier film dalam sebuah pemotretan dan wawancara terbaru untuk HT City Showstoppers. Ia mengatakan tidak setiap proyek harus menjadi pekerjaan impian, karena kadang sebuah proyek justru dibutuhkan untuk mendekatkan seseorang pada tujuannya.
Dalam wawancara itu, Manushi merefleksikan perjalanannya menavigasi karier film, belajar mengikuti instingnya sendiri, dan tidak menunggu peran yang sempurna. Pandangan tersebut lahir dari pengalamannya sebagai pendatang baru di industri film India, tempat ia harus memulai dari nol meski sudah dikenal luas sebagai pemenang kontes kecantikan.
Manushi pertama kali dikenal publik sebagai mahasiswa kedokteran yang memenangi Miss India dan kemudian Miss World 2017 di Sanya, Tiongkok, mengalahkan para finalis dari lebih dari 108 negara. Jawaban penutupnya yang menyentuh hati tentang pekerjaan seorang ibu sebagai profesi yang paling pantas mendapatkan gaji tertinggi menjadi salah satu momen yang paling diingat dari kemenangannya.
Setelah memenangi Miss World, hidupnya berubah secara mendasar. Ia menyadari tidak mungkin lagi kembali menjadi mahasiswi biasa, karena popularitas telah menghilangkan anonimitasnya. Akting sendiri sebenarnya tidak pernah menjadi rencana awal, karena keluarganya membesarkannya dengan harapan menempuh pendidikan kedokteran, teknik, atau hukum, dan mengejar gelar profesional. Justru kemenangan di ajang kecantikan itulah yang membuka pintu ke industri film dan mengubah arah hidupnya secara situasional.
Debut filmnya datang lewat Samrat Prithviraj bersama Akshay Kumar, produksi Yash Raj Films yang ia sebut sebagai peluncuran impian. Meski harus belajar banyak hal dari awal tentang dunia yang sama sekali baru baginya, ia merasa hanya mendapatkan keuntungan dari pengalaman tersebut, karena bekerja dengan para sineas berpengalaman menambah keterampilan yang ia bawa hingga sekarang.
Film berikutnya, The Great Indian Family, serta sejumlah film laga yang ia bintangi belakangan, menjadi bagian dari proses belajar sambil bekerja yang ia jalani. Manushi menegaskan bahwa ketekunan adalah kunci untuk bertahan di bidang apa pun, terutama bagi seseorang yang bukan berasal dari industri tersebut. Ia mengaku tidak tahu apakah dirinya sudah menemukan formula kesuksesan, tetapi ia tidak pernah menghindar dari kerja keras dan mencoba hal-hal baru.
Dari pengalaman itulah lahir sikapnya yang kini ia bagikan. Alih-alih menunggu satu peran sempurna yang mungkin tidak pernah datang, ia memilih mengambil proyek-proyek yang membawanya selangkah lebih dekat ke tujuan, sambil terus belajar dari setiap sutradara dan genre yang berbeda. Ia juga pernah menyampaikan keinginannya untuk membintangi komedi romantis yang ringan dan menyenangkan, setelah belakangan banyak bermain dalam film-film laga yang sempat menjadi peran impiannya.
Pandangan Manushi tersebut menjadi pengingat bahwa karier di industri hiburan jarang berjalan dalam garis lurus. Setiap proyek, baik yang besar maupun yang sederhana, dapat menjadi batu loncatan, selama dijalani dengan kesungguhan dan kemauan untuk terus bertumbuh.
Apa poin penting dari berita ini?
- Manushi Chhillar mengatakan tidak setiap proyek harus menjadi pekerjaan impian, karena kadang sebuah proyek justru dibutuhkan untuk mendekatkan seseorang pada tujuannya.
- Dalam wawancara HT City Showstoppers, ia merefleksikan perjalanannya menavigasi karier film, belajar mengikuti instingnya, dan tidak menunggu peran yang sempurna.
- Manushi adalah mahasiswa kedokteran yang memenangi Miss India dan Miss World 2017 di Sanya, Tiongkok, mengalahkan finalis dari lebih dari 108 negara.
- Debut filmnya lewat Samrat Prithviraj bersama Akshay Kumar ia sebut sebagai peluncuran impian, meski ia harus belajar banyak hal dari awal tentang industri film.
- Ia menekankan ketekunan sebagai kunci bertahan, memilih proyek yang membawanya selangkah lebih dekat ke tujuan, dan kini ingin membintangi komedi romantis yang ringan dan menyenangkan.


