Film Maatrubhumi yang dibintangi Salman Khan masih belum mendapatkan jadwal penayangan dari lembaga sensor India, Central Board of Film Certification atau CBFC, meskipun film itu dilaporkan telah menerima izin dari pemerintah. Hampir sebulan setelah kabar izin pemerintah itu beredar, film tersebut masih menunggu sertifikasi, dan rencana rilisnya kini sangat bergantung pada apakah sertifikat itu terbit tepat waktu.
Maatrubhumi awalnya diumumkan dengan judul Battle Of Galwan, sebelum diubah menjadi Maatrubhumi pada awal tahun ini. Film itu didasarkan pada konflik antara India dan Tiongkok pada 2020, dan dilaporkan menghadapi kendala karena isi serta referensinya terhadap Tiongkok, terutama di tengah membaiknya hubungan diplomatik antara kedua negara. Latar itu membuat proses sensornya menjadi lebih sensitif daripada film-film biasa, karena setiap adegan dan rujukan dapat dibaca dalam konteks hubungan bilateral yang sedang dijaga.
Menurut sumber perdagangan yang dikutip dalam laporan tersebut, para pembuat Maatrubhumi mengajukan sertifikasi sensor pada awal Oktober. Namun CBFC belum memberikan tanggal penayangan untuk film itu. Sempat ada jaminan bahwa penayangan sensor akan berlangsung pada Senin, 26 Oktober, tetapi penayangan itu tidak terjadi. Salman Khan bahkan disebut beberapa kali terbang ke Delhi untuk meminta Kementerian Informasi dan Penyiaran memfasilitasi penayangan tersebut.
Sumber yang sama menegaskan bahwa Salman Khan tidak meminta perlakuan khusus. Ia disebut telah melakukan perubahan-perubahan yang diminta oleh kementerian dan telah mengikuti seluruh aturan dalam mengajukan sertifikasi. Ia ingin film itu dirilis di bioskop pada bulan berikutnya, sehingga ia menginginkan CBFC menonton film itu sesegera mungkin. Penekanan itu penting, karena dalam situasi seperti ini mudah muncul dugaan bahwa seorang bintang besar meminta jalan pintas, padahal menurut sumber tersebut yang diminta hanyalah kepastian jadwal penayangan sesuai prosedur.
Rencana tanggal rilis menjadi bagian lain yang menarik dari laporan ini. Salman Khan disebut sangat ingin membawa Maatrubhumi ke bioskop pada 13 November, dan ketika ditanya apakah rencana itu masih berlaku, sumber tersebut menjawab bahwa rencana itu sangat masih berlaku, dengan catatan CBFC mengeluarkan sertifikat tepat waktu. Alasan di balik pilihan tanggal itu pun dijelaskan secara terperinci, dan menunjukkan perhitungan yang matang tentang kalender rilis film-film India.
Salman Khan disebut tidak percaya pada bentrokan tanggal rilis, dan tidak ada film lain yang mengambil slot 13 November. Selain itu, film Yeh Prem Mol Liya dari Rajshri Productions dan film Gunmaaster G9 yang dibintangi Emraan Hashmi dijadwalkan rilis pada 27 November. Salman disebut ingin merilis Maatrubhumi dua minggu sebelum kedua film itu agar ketiga film tersebut dapat meraih hasil yang baik di loket tiket. Karena alasan itu pula, ia mengesampingkan tanggal 20 November sebagai pilihan.
Hubungan personal juga menjadi pertimbangan dalam penentuan tanggal. Salman disebut telah menegaskan bahwa ia tidak akan berbenturan dengan Yeh Prem Mol Liya, karena film itu disutradarai oleh Sooraj Barjatya, yang dianggap seperti keluarga baginya. Pertimbangan serupa muncul untuk tanggal 4 Desember, yang sempat dipertimbangkan tetapi kemudian ditinggalkan. Jio Studios, yang mendistribusikan Maatrubhumi, juga merilis film Eetha yang dibintangi Shraddha Kapoor pada tanggal yang sama, dan pihak studio menjelaskan bahwa tidak mungkin bagi mereka merilis dua film pada hari yang sama. Salman disebut memahami penjelasan itu, sehingga 13 November tampak sebagai tanggal yang paling sesuai.
Dengan demikian, nasib Maatrubhumi kini berada di tangan proses sertifikasi. Filmnya sudah diajukan sejak awal Oktober, perubahan yang diminta kementerian disebut sudah dilakukan, dan tanggal rilis yang diinginkan sudah dipilih dengan perhitungan yang cermat tentang film-film lain. Yang belum ada hanyalah satu hal yang paling menentukan, yaitu tanggal penayangan sensor dari CBFC itu sendiri. Bila sertifikat terbit tepat waktu, rencana 13 November dapat berjalan. Bila tidak, film yang telah lama dinantikan itu kemungkinan harus menunggu slot berikutnya, dan seluruh perhitungan kalender yang telah disusun dengan hati-hati itu harus diatur ulang.
Apa poin penting dari berita ini?
- Film Maatrubhumi yang dibintangi Salman Khan masih belum mendapatkan jadwal penayangan dari lembaga sensor India, Central Board of Film Certification atau CBFC, meskipun film itu dilaporkan telah menerima izin dari pemerintah.
- Maatrubhumi awalnya diumumkan dengan judul Battle Of Galwan, sebelum diubah menjadi Maatrubhumi pada awal tahun ini.
- Para pembuat Maatrubhumi mengajukan sertifikasi sensor pada awal Oktober, tetapi CBFC belum memberikan tanggal penayangan untuk film itu.
- Sempat ada jaminan bahwa penayangan sensor akan berlangsung pada Senin, 26 Oktober, tetapi penayangan itu tidak terjadi.
- Salman Khan disebut sangat ingin membawa Maatrubhumi ke bioskop pada 13 November, dengan catatan CBFC mengeluarkan sertifikat tepat waktu.


