Kapolda Metro Jaya, Komjen Dadang Hartanto, menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek online (ojol) di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi, 31 Oktober 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antara Kapolda dan jajaran dengan para pengemudi.
“Yang penting jaga kesehatan. Kalau kita tidak sehat, keluarga yang bingung. Selain jaga kesehatan, jaga keselamatan,” ujar Dadang kepada para pengemudi ojol. Pesan itu ia sampaikan karena pekerjaan pengemudi ojol menuntut kondisi fisik yang prima setiap hari, sementara risiko kelelahan dan kecelakaan di jalan selalu mengintai.
Pemeriksaan kesehatan gratis bagi ojol ini dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya. Ragam layanan cek kesehatan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter umum, pemeriksaan laboratorium dan gigi, pelayanan apotek, hingga pemberian obat secara gratis sesuai hasil pemeriksaan. Dengan layanan selengkap itu, pengemudi tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga langsung mendapatkan tindak lanjut bila ditemukan keluhan.
Komjen Dadang pun mengingatkan para pengemudi agar senantiasa menjaga keselamatan selama bekerja. Ia meminta pengemudi ojol tidak memaksakan membawa barang yang melebihi muatan kendaraan mereka. “Kalau membawa barang sampai terlalu tinggi, jangan dipaksakan. Lebih baik dibagi daripada membahayakan diri sendiri,” ujarnya. Muatan berlebih dapat mengganggu keseimbangan kendaraan, memperpanjang jarak pengereman, dan membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lain.
Di sisi lain, Kapolda juga mengingatkan para ojol untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta para pengemudi memastikan terlebih dahulu kebenaran dari informasi yang diperoleh sebelum menyebarkannya atau bertindak atas dasar informasi tersebut. “Kalau ada informasi seperti itu, tabayun, tanyakan dan pastikan terlebih dahulu,” tuturnya.
Ia juga mengajak para pengemudi ikut menjaga ketertiban kota. “Tolong kita pelihara dan kita jaga Jakarta ini. Kita ciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif,” imbuhnya. Ajakan itu relevan karena pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok yang paling sering berada di jalan dan paling dekat dengan denyut kehidupan kota, sehingga sikap mereka turut memengaruhi suasana keamanan dan ketertiban.
Salah satu ojol yang ikut dalam kegiatan ini, Budi Prihatin, mengaku merasakan manfaatnya. Selain dapat memeriksakan kesehatannya, Budi juga menerima masukan dari Kapolda mengenai keselamatan dalam berkendara. Pengalaman seperti yang dirasakan Budi menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis bukan sekadar layanan medis sesaat, melainkan juga sarana edukasi dan pembinaan hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat pekerja jalanan.
Bagi pengemudi ojol, pemeriksaan kesehatan berkala memiliki arti penting yang sering terabaikan. Jam kerja yang panjang, paparan polusi, dan pola makan yang tidak teratur membuat mereka rentan terhadap tekanan darah tinggi, gangguan pernapasan, dan masalah kesehatan lainnya. Kegiatan seperti yang digelar Polda Metro Jaya ini memberi kesempatan bagi mereka untuk memeriksa kondisi tubuh tanpa harus mengeluarkan biaya dan tanpa harus meninggalkan pekerjaan terlalu lama.
Apa poin penting dari berita ini?
- Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek online di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
- Pemeriksaan dilakukan Biddokkes Polda Metro Jaya, meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter umum, pemeriksaan laboratorium dan gigi, pelayanan apotek, serta pemberian obat gratis sesuai hasil pemeriksaan.
- Dadang mengingatkan pengemudi menjaga kesehatan dan keselamatan, serta tidak memaksakan membawa barang melebihi muatan.
- Ia juga mengingatkan pengemudi tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya dan melakukan tabayun terlebih dahulu.
- Salah satu pengemudi ojol, Budi Prihatin, mengaku merasakan manfaat kegiatan tersebut, baik dari sisi pemeriksaan kesehatan maupun masukan mengenai keselamatan berkendara.


