Huawei merilis rangkaian solusi operasi dan pemeliharaan (O&M) industri terbarunya pada ajang HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai Expo Center, Shanghai, pada akhir Oktober 2026. Peluncuran itu mengusung tema “Agentic AI Redefining the New O&M Paradigm”, atau AI agen yang mendefinisikan ulang paradigma baru O&M.
Apa yang diluncurkan, di mana, dan untuk siapa? Dalam sesi Industry O&M, Huawei memperkenalkan solusi O&M industri 2026 yang dibangun di atas platform MindOps yang ditingkatkan, sekaligus memulai penyusunan O&M Agent Research Report (2026). Solusi ini ditujukan bagi perusahaan di berbagai sektor yang mengelola jaringan dan infrastruktur digital dalam skala besar.
Bagaimana cara kerjanya? Huawei memadukan teknologi digital twin dan model khusus tiap domain industri untuk membangun kemampuan O&M menyeluruh, mulai dari tahap sebelum kejadian, saat kejadian, hingga setelah kejadian, melalui kolaborasi antara manusia dan agen AI. Tujuannya agar gangguan bisa dicegah sebelum terjadi, ditangani lebih cepat saat muncul, dan dipulihkan dengan jejak yang bisa dipelajari.
Apa saja solusi yang dirilis? Pertama, Smart NOS 5.0, yang dibangun di atas model O&M khusus domain dan meningkatkan perbaikan darurat jaringan lewat agen identifikasi risiko dan tata kelola gangguan. Agen-agen itu menyaring pengetahuan dan menganalisis penyelesaian masalah sesuai konteks layanan, sehingga gangguan yang dapat diprediksi bisa diselesaikan secara otomatis hingga 80 persen.
Kedua, Exclusive Government Service 3.0, yang dirancang untuk menjawab tantangan awan e-Government, seperti keterbatasan visibilitas layanan, penelusuran masalah yang rumit lintas lapisan sistem, dan sumber daya yang kurang termanfaatkan. Ketiga dan keempat, Power Specific Service 3.0 dan Transportation Specific Service 3.0, yang mengintegrasikan agen diagnosis gangguan dan asisten FME Mate ke dalam platform MindOps. Untuk sektor energi, solusi ini diklaim mampu memangkas waktu penentuan lokasi gangguan dari satu jam menjadi hanya 15 menit.
Mengapa ini penting bagi industri? Seiring jaringan dan sistem digital menjadi semakin kompleks, biaya gangguan tidak lagi sekadar teknis: layanan publik bisa terhenti, pasokan energi terganggu, dan transportasi lumpuh. Model O&M berbasis agen AI menjanjikan penanganan yang lebih cepat dan konsisten, sekaligus mengurangi ketergantungan pada respons manual yang lambat. Di sisi lain, perusahaan tetap perlu memastikan pengawasan manusia berjalan, karena keputusan otomatis atas infrastruktur kritis tidak boleh lepas dari akuntabilitas.
Peluncuran ini menandai arah baru industri teknologi: AI tidak lagi sekadar alat analisis di belakang layar, melainkan agen yang ikut bekerja di ruang operasi. Bagi Indonesia, yang tengah memperluas infrastruktur digital dan energi, pendekatan seperti ini relevan untuk menjaga layanan tetap berjalan di tengah pertumbuhan beban jaringan.
Apa poin penting dari berita ini?
- Huawei merilis solusi O&M industri 2026 pada HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai Expo Center dengan tema Agentic AI.
- Solusi itu dibangun di atas platform MindOps dan memadukan digital twin serta model khusus domain industri.
- Empat solusi yang dirilis adalah Smart NOS 5.0, Exclusive Government Service 3.0, Power Specific Service 3.0, dan Transportation Specific Service 3.0.
- Smart NOS 5.0 diklaim menyelesaikan gangguan yang dapat diprediksi secara otomatis hingga 80 persen.
- Untuk sektor energi, solusi Huawei diklaim memangkas waktu penentuan lokasi gangguan dari satu jam menjadi 15 menit.


