Sunday, 1 November 2026
Daerah

Flyover Bulak Kapal Bekasi Ditargetkan Mulai Dibangun November 2026

Menko Infrastruktur AHY meninjau lokasi proyek pembangunan di Kota Bekasi bersama pejabat daerah

Proyek Fly Over Bulak Kapal di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, memasuki tahap peninjauan kesiapan lapangan. Peninjauan dilakukan Jumat, 30 Oktober 2026, oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar.

Fly over ini membentang sepanjang 768 meter dari Jalan Joyo Martono hingga Jalan Pahlawan. Kebutuhan lahan untuk pembangunan tersebut mencapai 10.637 meter persegi. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan lahan sudah siap sebelum proses konstruksi fisik dimulai.

Berdasarkan jadwal yang direncanakan, penandatanganan kontrak proyek akan dilakukan pada 14 November 2026, dan pembangunan fisik mulai dikerjakan pada 15 November 2026. Estimasi pengerjaan fly over tersebut mencapai 16 bulan, sehingga ditargetkan rampung pada Triwulan I 2028. Anggaran pembangunan fisik mencapai hampir Rp188 miliar melalui skema Bantuan Presiden (Banpres) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Penyiapan lahan menjadi salah satu fokus utama dalam peninjauan. Dari total 76 bidang tanah yang dibutuhkan, sebanyak 40 bidang telah selesai dibebaskan. Sisa bidang tanah ditargetkan selesai pada 2 November 2026. Terhadap bidang tanah yang belum selesai dibebaskan, pemerintah menyiapkan mekanisme konsinyasi, yakni penitipan uang ganti rugi melalui pengadilan.

Pemilik lahan yang telah menerima pembayaran diminta membongkar bangunannya secara mandiri dalam waktu sekitar satu minggu setelah menerima ganti rugi. Mekanisme ini dilakukan agar proses konstruksi tidak terkendala oleh bangunan yang belum dibongkar, sekaligus memberikan kejelasan bagi pemilik lahan mengenai jadwal dan tahapan yang harus dijalani.

Selama proses pembangunan, pemerintah menyiapkan jalur alternatif bagi pengguna jalan untuk mengurangi kemacetan. Jalur Ampera dan Jalan Muhammad Yamin disiapkan sebagai jalur alternatif utama, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama pengerjaan berlangsung.

Selain itu, pemerintah juga menjajaki kemungkinan membangun jalan frontage perkeretaapian di kawasan Rawapanjang, Bulak Kapal, Ampera, hingga Muhammad Yamin. Jalur ini diharapkan dapat menjadi penopang tambahan selama pembangunan fly over berlangsung, sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan di sekitarnya.

Keberadaan Fly Over Bulak Kapal diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di perlintasan kereta api yang selama ini menjadi titik kemacetan di kawasan tersebut. Dengan pembangunan ini, pemerintah menargetkan peningkatan konektivitas serta keselamatan pengguna jalan di wilayah Bekasi Timur.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Proyek Fly Over Bulak Kapal di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, memasuki tahap peninjauan kesiapan lapangan pada Jumat, 30 Oktober 2026, oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Menko Infrastruktur AHY, dan Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar.
  • Fly over ini membentang sepanjang 768 meter dari Jalan Joyo Martono hingga Jalan Pahlawan, dengan kebutuhan lahan 10.637 meter persegi.
  • Penandatanganan kontrak dijadwalkan 14 November 2026, konstruksi fisik mulai 15 November 2026, pengerjaan ditargetkan 16 bulan hingga rampung pada Triwulan I 2028, dengan anggaran pembangunan fisik hampir Rp188 miliar dari Bantuan Presiden APBN.
  • Dari 76 bidang tanah yang dibutuhkan, 40 bidang sudah dibebaskan, sisanya ditargetkan tuntas 2 November 2026, dan bidang yang belum selesai dapat ditempuh melalui konsinyasi.
  • Jalur alternatif Ampera dan Jalan Muhammad Yamin disiapkan selama pembangunan, serta dijajaki jalan frontage perkeretaapian Rawapanjang hingga Muhammad Yamin, untuk mengurai kemacetan di perlintasan kereta api.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *