Monday, 2 November 2026
Film Indonesia

Djamin Setia Selamanya: Rafi Sudirman Jadi Pahlawan Nasional Tanah Karo Djamin Ginting

Poster film Djamin Setia Selamanya, pemuda pejuang dengan latar perjuangan kemerdekaan

Film sejarah Indonesia Djamin Setia Selamanya tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Film ini mengangkat kisah perjuangan Djamin Ginting, pejuang kemerdekaan asal Tanah Karo yang kemudian ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Cerita film ini berpusat pada Djamin Ginting, pemuda asal Desa Suka, Tanah Karo, yang lahir pada 12 Januari 1921. Djamin sempat menempuh pendidikan di Handelsschool, sekolah bentukan Belanda. Ketika Jepang menduduki Indonesia, ia bergabung dengan Gyugun karena percaya pada janji kemerdekaan yang disampaikan Jepang.

Namun, perjalanan itu membuat Djamin memahami bahwa kemerdekaan tidak akan datang begitu saja dari penjajah. Ia kemudian memilih memperjuangkan kedaulatan bangsa dengan kekuatan sendiri. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 1945, Djamin terlibat dalam pembentukan Badan Keamanan Rakyat di Kabanjahe. Ia kemudian memimpin perjuangan gerilya di sejumlah wilayah, termasuk Medan Area, Tanah Karo, Langkat, hingga Aceh.

Salah satu bagian penting dalam film adalah peristiwa Karo Lautan Api. Dalam situasi perang, masyarakat Karo harus mengungsi dan membumihanguskan rumah-rumah mereka untuk menghambat pergerakan tentara Belanda. Peristiwa itu menggambarkan pengorbanan warga sipil yang ikut menanggung beban perang, bukan hanya para pejuang di garis depan.

Di tengah perjuangan itu, Djamin juga menghadapi persoalan pribadi. Ia harus membagi waktu antara pengabdiannya kepada tanah air dan tanggung jawab terhadap keluarga. Likas Tarigan, yang diperankan Claresta Taufan, menjadi sosok penting dalam perjalanan Djamin. Hubungan keduanya memperlihatkan sisi lain kehidupan seorang pejuang yang harus menghadapi berbagai pilihan sulit di tengah perang.

Film ini disutradarai Rako Prijanto, dengan naskah yang ditulis Titien Wattimena dan Lynda Ulviana. Film ini diproduksi oleh Erjege Pictures dan mengambil fokus cerita pada perjuangan Djamin Ginting pada periode 1945 sampai 1948. Djamin sendiri dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014.

Peran utama Djamin Ginting dipercayakan kepada Rafi Sudirman. Rafi menjadikan film 3 Nafas Likas sebagai salah satu referensinya, dan menonton film itu berulang kali untuk melihat penampilan Vino G. Bastian sebagai Djamin. Ia juga menjalani latihan fisik dan belajar dialek Karo, serta dialek Belanda, karena karakternya mengalami perubahan dari seorang pemuda hingga menjadi letnan jenderal.

Claresta Taufan menggunakan buku tentang Likas Tarigan dan film 3 Nafas Likas sebagai referensi untuk memerankan istri Djamin tersebut. Ia juga berbicara dengan Riahna Djamin Ginting untuk mengetahui karakter Djamin dan Likas dalam kehidupan sehari-hari.

Jajaran pemain lainnya antara lain Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting, Chicco Kurniawan sebagai Kadir Saragih, Marcell Darwin sebagai Jacob Waas, Roy Sungkono, Wafda Saifan, Tanta Ginting, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, Unique Priscilla, Arla Ailani, dan Sulthan Hamonangan. Proses syuting film ini juga menggunakan efek praktis untuk sejumlah adegan perang.

Djamin Setia Selamanya berdurasi 103 menit. Dengan memadukan drama sejarah, aksi perang, dan kisah kemanusiaan, film ini mencoba mengenalkan sosok Djamin Ginting kepada generasi muda, agar perjuangan dari Tanah Karo itu tidak hanya tercatat dalam buku sejarah, tetapi juga hidup di layar lebar.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Djamin Setia Selamanya adalah film biografi sejarah Indonesia yang tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026, berdurasi 103 menit.
  • Film mengangkat kisah Djamin Ginting, pemuda asal Desa Suka, Tanah Karo, yang lahir pada 12 Januari 1921 dan kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2014.
  • Djamin menempuh pendidikan di Handelsschool, bergabung dengan Gyugun pada masa pendudukan Jepang, lalu terlibat dalam pembentukan Badan Keamanan Rakyat di Kabanjahe dan memimpin perjuangan gerilya.
  • Film disutradarai Rako Prijanto, dengan naskah Titien Wattimena dan Lynda Ulviana, diproduksi Erjege Pictures, dan berfokus pada periode 1945 sampai 1948.
  • Peran Djamin diperankan Rafi Sudirman, dengan Claresta Taufan sebagai Likas Tarigan, serta pemain lain seperti Chicco Kurniawan, Jourdy Pranata, dan Marcell Darwin.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *