Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan akses jembatan gantung sepanjang seratusan meter yang membentang di antara Desa Kajeung dan Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, rusak parah setelah sarana penyeberangan itu dihantam banjir. Kerusakan tersebut membuat akses penghubung kedua desa itu terputus.
Ironisnya, jembatan gantung itu baru saja diperbaiki sebelum akhirnya kembali rusak diterjang banjir. Bagian tengah jembatan ambruk dan tidak lagi dapat dilalui, sehingga warga tidak bisa lagi menyeberang melalui jalur tersebut seperti biasa.
Sebagai penghubung antardesa, jembatan gantung tersebut menjadi jalur vital bagi warga Kajeung dan Tungkop untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga mengurus keperluan ke luar desa. Ketika jembatan putus, mobilitas warga kedua desa terganggu dan mereka harus mencari jalur alternatif untuk menyeberang.
Kerusakan jembatan ini terjadi di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh Barat pada akhir pekan ini. Dalam laporan terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir meluas hingga merendam 12 desa di tiga kecamatan di Aceh Barat, sehingga jembatan di Sungai Mas menjadi salah satu infrastruktur yang ikut terdampak luapan air.
Sebelumnya, banjir juga dilaporkan merendam sejumlah gampong di Aceh Barat, termasuk di Kecamatan Pante Ceureumen. Rentetan genangan itu menunjukkan banjir kali ini tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga merusak prasarana penghubung yang dibutuhkan warga.
Dalam foto yang beredar dari lokasi, bagian tengah jembatan gantung itu tampak ambruk ke arah sungai, dengan lantai dan pagar pengaman yang rusak, sementara arus sungai yang keruh mengalir di bawahnya. Kondisi tersebut menjelaskan mengapa jembatan tidak lagi dapat dilalui dan akses kedua desa pun terputus.
Jembatan gantung yang melintasi sungai memang menjadi rentan ketika debit air naik dan arus banjir menghantam bagian-bagian penahannya. Karena itu, kerusakan pada jembatan semacam ini kerap baru diketahui sepenuhnya setelah air mulai surut dan kondisi struktur dapat diperiksa secara langsung.
Informasi mengenai kerusakan jembatan tersebut dilaporkan pada 1 November 2026, bersamaan dengan laporan banjir di wilayah sekitarnya. Untuk sementara, warga kedua desa membutuhkan jalur alternatif untuk menyeberang dan beraktivitas, sambil menunggu penanganan dari pemerintah daerah.
Pemkab Aceh Barat telah memastikan kondisi kerusakan jembatan tersebut. Warga kini menanti langkah penanganan dari pemerintah daerah agar akses penghubung Desa Kajeung dan Desa Tungkop itu dapat kembali berfungsi dan aktivitas warga kembali normal.
Apa poin penting dari berita ini?
- Pemkab Aceh Barat memastikan jembatan gantung sepanjang seratusan meter penghubung Desa Kajeung dan Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, rusak parah setelah dihantam banjir.
- Jembatan gantung itu baru saja diperbaiki sebelum akhirnya kembali rusak diterjang banjir.
- Kerusakan tersebut membuat akses penghubung kedua desa itu terputus.
- BPBD mencatat banjir meluas hingga merendam 12 desa di tiga kecamatan di Aceh Barat.
- Warga kini menanti langkah penanganan dari pemerintah daerah agar akses penghubung kedua desa itu dapat kembali berfungsi.


