Saturday, 31 October 2026
Konspirasi

Viral Klaim Telur Hasil Lab Dijual Diam-Diam di AS, Pemeriksa Fakta: Campuran Benar dan Keliru

Sekotak telur ayam cokelat dalam kemasan karton, dilihat dari atas

Pada Oktober 2026, video-video yang menyebar di media sosial mengklaim konsumen Amerika Serikat sudah bisa membeli telur “hasil lab” yang disetujui pemerintah federal dan diam-diam diselipkan merek-merek ke dalam produk mereka. Pemeriksa fakta Snopes menelusuri klaim viral tersebut dan memberi penilaian “Campuran”: ada bagian yang benar, ada yang keliru, dan ada pula yang belum bisa dipastikan.

Klaim yang beredar itu berbunyi keras. Dalam salah satu video Facebook yang dibagikan, dua pembicara menyebut telur hasil lab sudah disetujui federal dan dijual di Walmart serta Target. Mereka menggambarkan protein yang diperas dari jamur hasil rekayasa genetika, dikloning berulang kali, lalu diselipkan ke piring sarapan tanpa sepengetahuan konsumen, bahkan menyebut produk itu bukan makanan sungguhan melainkan “sup jamur” yang dikeringkan menjadi bubuk dan disembunyikan dalam makanan kemasan dengan label yang tidak pernah menyebutkannya. Video itu menampilkan kemasan OvoPro, protein telur buatan The EVERY Company.

Bagian mana yang benar? Snopes menemukan bahwa protein putih telur bebas hewani memang sudah tersedia bagi konsumen Amerika Serikat, dan sebagian produknya sudah beredar sejak 2021. The EVERY Company membuat produk OvoPro tersedia bagi konsumen pada Maret 2026. Perusahaan itu juga bukan satu-satunya perusahaan yang menjual protein telur bebas hewani di Amerika Serikat.

Namun narasi “disetujui federal” dan “baru muncul pada 2026” tidak sesuai dengan fakta. OvoPro tidak pernah “disetujui” atau “diberi izin” oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), karena status persetujuan semacam itu umumnya diperuntukkan bagi obat-obatan, bukan makanan. Yang sebenarnya terjadi adalah FDA menyatakan “tidak ada pertanyaan” pada Oktober 2023 terhadap pernyataan The EVERY Company bahwa protein dalam OvoPro “diakui secara umum sebagai aman” (generally recognized as safe). Jauh sebelumnya, pada September 2021, FDA juga memberi respons “tidak ada pertanyaan” untuk produk pendahulu OvoPro, EVERY ClearEgg, yang diperkenalkan pada Oktober 2021. Artinya, produk-produk ini bukan barang baru yang tiba-tiba muncul di pasar pada Oktober 2026.

Bagian yang keliru justru berada pada tuduhan penyembunyian. Snopes menyatakan tidak menemukan bukti bahwa merek-merek yang memakai OvoPro menghilangkan bahan itu dari daftar komposisi produk mereka. Undang-undang federal mengatur apa saja yang wajib tercantum pada label bahan. Juru bicara The EVERY Company mengatakan melalui surel pada 21 Agustus 2026 bahwa perusahaan tidak pernah meminta pengecualian agar OvoPro tidak dicantumkan dalam daftar bahan, dan perusahaan justru memberi panduan kepada perusahaan lain tentang cara mencantumkannya.

Bagian yang belum bisa dipastikan adalah sebutan “hasil lab” itu sendiri. Menurut Snopes, belum jelas apakah OvoPro dan produk sejenis yang ditumbuhkan memakai ragi bisa disebut “hasil lab” dengan tepat, karena klasifikasi itu biasanya menggambarkan produk yang menumbuhkan sel hewan asli, seperti yang terjadi pada ikan, unggas, dan daging hasil budidaya sel. OvoPro tidak memakai cara itu.

Penjelasan perusahaan memperjelas prosesnya. OvoPro dibuat lewat fermentasi presisi: ragi Komagataella phaffii diberi instruksi genetik untuk menghasilkan protein putih telur, dan ragi itu melakukannya selama fermentasi, tanpa sel hewan dan tanpa ayam sama sekali di titik mana pun. Menurut situs perusahaan, metode yang dipatenkan pada September 2024 itu menghasilkan ovalbumin, protein dominan dalam putih telur, dalam bentuk bubuk murni yang tidak berasa, tidak berwarna, bebas gula, dan bisa menggantikan fungsi telur serta putih telur dalam berbagai aplikasi. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Clara Foods itu telah mengembangkan protein telur bebas hewani setidaknya sejak 2021.

Dengan demikian, klaim viral tersebut mencampuradukkan fakta yang nyata dengan kesimpulan yang keliru. Protein putih telur tanpa ayam memang ada dan sudah dijual sejak 2021, OvoPro memang tersedia bagi konsumen sejak Maret 2026, dan FDA memang memberi respons “tidak ada pertanyaan” atas status keamanannya. Tetapi tidak ada bukti produk itu diselipkan secara diam-diam tanpa label, tidak ada status “persetujuan” FDA seperti yang diklaim, dan sebutan “telur hasil lab” sendiri masih diperdebatkan karena produk ini tidak menumbuhkan sel hewan.

Apa poin penting dari berita ini?

Video viral pada Oktober 2026 mengklaim telur hasil lab yang disetujui federal dijual diam-diam di toko Amerika Serikat, dan Snopes menilai klaim itu campuran benar dan keliru. Yang benar, protein putih telur bebas hewani memang tersedia sejak 2021 dan OvoPro dari The EVERY Company tersedia bagi konsumen sejak Maret 2026. Yang keliru, OvoPro tidak pernah disetujui FDA, melainkan hanya mendapat respons tidak ada pertanyaan atas status keamanannya, dan tidak ada bukti merek menyembunyikannya dari label bahan. Yang belum pasti, apakah produk fermentasi ragi ini tepat disebut hasil lab, karena tidak menumbuhkan sel hewan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *