Saturday, 31 October 2026
Konspirasi

Video Serangan terhadap Netanyahu yang Viral Ternyata Rekaman Lama dari Bulgaria

Potret Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

Video yang beredar di media sosial pada akhir Oktober 2026 diklaim menunjukkan serangan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv yang membuatnya luka parah. Setelah ditelusuri oleh pemeriksa fakta Snopes, klaim tersebut dinyatakan salah keterangan: video itu asli, tetapi tidak menunjukkan Netanyahu.

Salah satu unggahan di platform X memberi keterangan bahwa telah terjadi serangan yang sangat berbahaya terhadap Netanyahu di Tel Aviv, yang tampaknya membuatnya mengalami luka parah, dan sebuah pesawat sedang disiapkan untuk membawanya ke Amerika Serikat. Unggahan-unggahan lain juga membagikan video yang sama dengan klaim serupa.

Sejumlah pembaca kemudian mencari informasi tentang dugaan serangan itu di situs Snopes. Hasil penelusuran yang diterbitkan pada 30 Oktober 2026 menyatakan bahwa video tersebut memang autentik, artinya bukan hasil kecerdasan buatan dan bukan hasil edit digital. Namun, video itu tidak menunjukkan Netanyahu.

Video tersebut ternyata menunjukkan upaya serangan terhadap politikus Bulgaria Ahmed Dogan saat konferensi partai pada 19 Januari 2013 di Sofia. Saat itu, Dogan yang kala itu memimpin Partai Gerakan untuk Hak dan Kebebasan Bulgaria sedang berpidato ketika seorang pria naik ke atas panggung dan mengarahkan pistol gas ke kepalanya.

Pistol gas tersebut tidak meletus, dan Dogan tidak terluka. Petugas keamanan dan orang-orang lain yang berada di konferensi tersebut kemudian menghentikan penyerang, sebagaimana dilaporkan oleh BBC dan stasiun televisi Bulgaria bTV. The Guardian juga membagikan rekaman insiden tersebut.

Mengapa video lama itu bisa dipercaya sebagai serangan terhadap Netanyahu? Snopes mencatat bahwa gambar mini yang melekat pada video yang beredar tampak menunjukkan Netanyahu, padahal rekaman serangannya sendiri tidak menampilkannya. Kualitas video yang rendah juga membuat sosok dalam rekaman sulit dikenali, sehingga klaim itu menjadi lebih mudah dipercaya.

Ini bukan pertama kalinya video tersebut disalahkaitkan dengan Netanyahu. Pada 2024, Reuters, AFP, dan Soch Fact Check telah membantah unggahan yang mengklaim rekaman itu menunjukkan Netanyahu diserang oleh anggota parlemen Israel. Klaim serupa kembali dibantah pada April 2026, dan ketika video itu muncul kembali pada Oktober, media pemeriksa fakta Lead Stories juga ikut menelusurinya.

Snopes juga menegaskan tidak menemukan laporan tepercaya tentang serangan terhadap Netanyahu seperti yang diklaim dalam unggahan yang beredar. Netanyahu tetap aktif secara politik setelah pemilu Israel pada 27 Oktober dan menyampaikan pidato di Yerusalem pada keesokan harinya.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana video asli dari peristiwa lama bisa beredar kembali dengan keterangan yang keliru dan memicu kesalahpahaman. Video yang autentik sekalipun tetap bisa menyesatkan bila keterangan yang menyertainya tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terekam.

Karena itu, pemeriksa fakta memberikan verdict salah keterangan untuk klaim ini: videonya nyata, tetapi keterangan bahwa video itu menunjukkan serangan terhadap Netanyahu di Tel Aviv adalah keliru. Peristiwa yang terekam sesungguhnya terjadi di Bulgaria pada 2013 dan menimpa Ahmed Dogan, bukan Netanyahu.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Video yang beredar di media sosial pada akhir Oktober 2026 diklaim menunjukkan serangan terhadap Benjamin Netanyahu di Tel Aviv yang membuatnya luka parah.
  • Setelah ditelusuri oleh pemeriksa fakta Snopes, klaim tersebut dinyatakan salah keterangan.
  • Video itu asli, tetapi tidak menunjukkan Netanyahu, melainkan upaya serangan terhadap politikus Bulgaria Ahmed Dogan pada 19 Januari 2013 di Sofia.
  • Pistol gas yang diarahkan ke kepala Dogan tidak meletus, dan Dogan tidak terluka.
  • Kualitas video yang rendah membuat sosok dalam rekaman sulit dikenali, sehingga klaim itu menjadi lebih mudah dipercaya.
  • Snopes tidak menemukan laporan tepercaya tentang serangan terhadap Netanyahu seperti yang diklaim dalam unggahan yang beredar.
  • Netanyahu tetap aktif secara politik setelah pemilu Israel pada 27 Oktober dan menyampaikan pidato di Yerusalem pada keesokan harinya.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *