Pemesanan awal Ramayana Part One kembali melaju kencang setelah sempat melambat. Setelah awal yang gemilang, penjualan tiket film garapan Nitesh Tiwari itu sempat mencapai titik jenuh, namun gaung dari pemutaran perdana film tersebut di Los Angeles membuat pra-penjualan kembali bergairah, terutama di Amerika Serikat. Di dalam negeri India pun, pemesanan awal mulai kembali melaju, meski belum semua versi bahasa telah membuka penjualan tiket secara penuh.
Di India, pemesanan awal Ramayana telah mencapai 15 crore rupee dengan 2,75 lakh tiket terjual. Pemesanan dibuka sejak Dussehra, 15 hari penuh sebelum jadwal rilis global film tersebut. Pada awalnya, versi Hindi mendominasi hampir seluruh pra-penjualan, tetapi dalam sepekan terakhir semakin banyak pertunjukan versi Kannada dan Telugu yang mulai dibuka. Meski begitu, versi Hindi masih menyumbang 83 persen dari pemesanan awal film ini di India.
Di luar negeri, dorongan terbesar datang dari Amerika Utara. Film ini dijadwalkan menggelar pemutaran berbayar pada 4 November, sehari sebelum rilisnya. Menurut data Sacnilk, penjualan tiket untuk pemutaran berbayar itu melonjak dari 631 ribu dolar Amerika menjadi 800 ribu dolar Amerika hanya dalam 24 jam setelah pemutaran perdana di Los Angeles, sebuah lompatan 27 persen. Selain itu, Ramayana juga telah mengumpulkan 500 ribu dolar Amerika untuk hari rilis dari berbagai wilayah luar negeri. Dengan demikian, total pemesanan awal film ini di seluruh dunia mencapai 25 crore rupee pada akhir 29 Oktober, seminggu sebelum rilis.
Ramayana diproduksi oleh Prime Focus Studios milik Namit Malhotra bekerja sama dengan DNEG dan Monster Mind Creations milik Yash, dan direncanakan sebagai film dua bagian. Film ini dibintangi Ranbir Kapoor sebagai Rama, Sai Pallavi sebagai Sita, Yash sebagai Ravana, Ravie Dubey sebagai Lakshman, dan Sunny Deol sebagai Hanuman. Bagian pertama dijadwalkan rilis di seluruh dunia pada 5 November 2026, sementara bagian kedua direncanakan tayang pada Diwali 2027. Film-film ini akan dirilis dalam bahasa Hindi, Tamil, Telugu, Kannada, dan Malayalam di seluruh India.
Dari sisi distribusi, Sony Pictures akan menangani peredaran global di luar India, sementara Dharma Productions akan mendistribusikan film ini di pasar berbahasa Hindi. Film ini juga direncanakan mendapat rilis IMAX di seluruh dunia, sebuah penanda ambisi produksinya sebagai tontonan layar lebar berskala besar.
Mengapa angka pemesanan awal ini penting? Karena pra-penjualan adalah barometer paling awal untuk mengukur antusiasme penonton terhadap sebuah film raksasa. Lonjakan 27 persen dalam sehari di Amerika Utara setelah pemutaran perdana di Los Angeles menunjukkan bahwa gaung positif dari penonton perdana langsung diterjemahkan menjadi pembelian tiket. Sementara itu, melebarnya penjualan ke versi Kannada dan Telugu di India menunjukkan bahwa antusiasme tidak hanya bertumpu pada penonton Hindi, melainkan mulai merambah ke berbagai wilayah.
Dengan total pemesanan awal global yang telah mencapai 25 crore rupee seminggu sebelum rilis, Ramayana memasuki pekan tayangnya dengan modal yang kuat. Tinggal bagaimana sambutan penonton pada hari-hari pertama penayangan yang akan menentukan apakah film dua bagian ini benar-benar menjadi peristiwa sinema India yang telah lama dinantikan.
Apa poin penting dari berita ini?
- Pemesanan awal Ramayana Part One di India mencapai 15 crore rupee dengan 2,75 lakh tiket terjual, dan total pemesanan awal global mencapai 25 crore rupee pada akhir 29 Oktober.
- Di Amerika Utara, penjualan tiket pemutaran berbayar melonjak 27 persen, dari 631 ribu dolar Amerika menjadi 800 ribu dolar Amerika, dalam 24 jam setelah pemutaran perdana di Los Angeles.
- Versi Hindi masih menyumbang 83 persen pemesanan awal di India, sementara pertunjukan versi Kannada dan Telugu mulai dibuka.
- Film yang dibintangi Ranbir Kapoor, Sai Pallavi, dan Yash ini direncanakan sebagai dua bagian, dengan bagian pertama rilis 5 November 2026 dan bagian kedua pada Diwali 2027.


