Sunday, 1 November 2026
Daerah

Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel, Peringati Setahun Sekolah Rakyat

Penyaluran paket sembako Kemensos bagi keluarga prasejahtera di Sulawesi Selatan

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan 5.000 paket sembako kepada keluarga prasejahtera di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis, 29 Oktober 2026. Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda serta perayaan satu tahun berdirinya program Sekolah Rakyat. Bantuan tersebut menyasar keluarga penerima manfaat dan orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa.

Direktur Perlindungan Sosial Nonkebencanaan Kemensos, Faisal, menyatakan bantuan tersebut disalurkan atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Menurut Faisal, bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda dan satu tahun Sekolah Rakyat. Penyaluran bantuan dilakukan melalui dua unit kerja di bawah naungan Kemensos, dengan pembagian tugas dan sasaran yang berbeda, agar bantuan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan secara tepat.

Direktorat Perlindungan Sosial Nonkebencanaan menyalurkan 2.000 paket sembako yang ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, serta orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Makassar. Rinciannya, sebanyak 1.250 paket diberikan kepada penerima PKH dan Program Sembako di Kecamatan Biringkanaya, sementara 750 paket lainnya disalurkan kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Selatan. Bantuan bagi keluarga penerima manfaat di Biringkanaya dipusatkan di Kantor Kelurahan Paccerakang, sedangkan bantuan bagi orang tua siswa diserahkan melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Selatan.

Setiap paket bantuan dari direktorat tersebut bernilai Rp200.000 dan berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, satu kaleng sarden, serta satu kotak teh celup. Komposisi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga selama beberapa hari, terutama bagi keluarga prasejahtera yang pendapatannya terbatas. Nilai paket yang seragam juga memudahkan pengawasan, karena setiap penerima memperoleh bantuan dengan isi dan nilai yang sama.

Selain itu, Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan menyalurkan 3.000 paket sembako lainnya dengan nilai total Rp600 juta. Paket bantuan kedua ini menyasar keluarga pada kategori desil 1 hingga 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dua kaleng sarden, dan tiga kaleng susu berukuran masing-masing 189 mililiter. Distribusi paket bantuan tersebut dilaksanakan melalui koordinasi Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga penyaluran di tiga daerah dapat berjalan serentak dan terpantau.

Jika dihitung secara keseluruhan, total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp1 miliar untuk 5.000 paket sembako. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya telah merekrut sekitar 13.000 tenaga pendidik, wali asrama, hingga wali asuh guna mendukung operasional program Sekolah Rakyat secara nasional. Angka ini menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya dipahami sebagai program bantuan sesaat, melainkan sebagai upaya jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan pendampingan anak-anak dari keluarga prasejahtera. Peringatan satu tahun program ini pun menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen tersebut, sekaligus memastikan bahwa keluarga penerima manfaat merasakan langsung manfaat kehadiran negara melalui bantuan pangan dan layanan pendidikan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Kementerian Sosial menyalurkan 5.000 paket sembako kepada keluarga prasejahtera di Sulawesi Selatan pada Kamis, 29 Oktober 2026.
  • Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda serta perayaan satu tahun berdirinya program Sekolah Rakyat.
  • Bantuan tersebut menyasar keluarga penerima manfaat dan orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa.
  • Direktorat Perlindungan Sosial Nonkebencanaan menyalurkan 2.000 paket sembako, yang terdiri atas 1.250 paket bagi penerima PKH dan Program Sembako di Kecamatan Biringkanaya serta 750 paket bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Selatan.
  • Setiap paket bantuan dari direktorat tersebut bernilai Rp200.000 dan berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, satu kaleng sarden, serta satu kotak teh celup.
  • Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan menyalurkan 3.000 paket sembako lainnya dengan nilai total Rp600 juta bagi keluarga kategori desil 1 hingga 4 DTSEN di Makassar, Maros, dan Gowa.
  • Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp1 miliar untuk 5.000 paket sembako, dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya telah merekrut sekitar 13.000 tenaga pendidik, wali asrama, hingga wali asuh guna mendukung operasional program Sekolah Rakyat secara nasional.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *