Sunday, 1 November 2026
Nanggroe

DPRK Aceh Selatan Apresiasi TNI yang Bangun Kembali Jembatan Lawe Buloh Didi

Pembangunan jembatan di Gampong Lawe Buloh Didi, Aceh Selatan, yang ditinjau anggota DPRK dan personel TNI

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Mistan Aulia, menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sedang merampungkan pembangunan jembatan di Gampong Lawe Buloh Didi, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Dukungan itu ia sampaikan secara langsung saat meninjau dari dekat proses pembangunan jembatan yang sebelumnya ambruk setelah diterjang banjir besar.

Mistan merupakan anggota Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang juga menjabat Ketua Badan Kehormatan DPRK Aceh Selatan. Sebagai putra daerah Kluet Timur, ia menilai pembangunan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses penghubung yang menunjang aktivitas sehari-hari warga. Tanpa jembatan yang berfungsi baik, pergerakan warga, kegiatan ekonomi, dan akses anak-anak menuju sekolah menjadi terhambat.

Dalam kunjungannya, Mistan menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel TNI yang bekerja dengan penuh semangat dan kepedulian untuk membantu masyarakat memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Menurut dia, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga soal kepedulian terhadap warga yang terdampak. Apresiasi serupa turut disampaikan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai kehadiran personel TNI tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan dan gotong royong di desa.

Pantauan di lokasi menunjukkan pengerjaan jembatan terus dipacu. Sejumlah tahapan pekerjaan telah dilakukan, mulai dari pembongkaran sisa material jembatan lama, penggalian pondasi yang rusak, hingga pengangkatan bagian abutmen jembatan yang terdampak derasnya arus banjir. Tahapan-tahapan itu dikerjakan secara bertahap agar konstruksi yang baru benar-benar kokoh dan aman dilalui dalam jangka panjang.

Pada hari yang sama, Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf. Andrino D.N. Lubis, juga turun langsung meninjau lokasi untuk melihat perkembangan kegiatan bakti TNI di kawasan pedalaman Aceh Selatan tersebut. Kehadiran pimpinan satuan di lapangan menjadi penanda bahwa pekerjaan ini dipantau secara langsung, bukan hanya dilaporkan dari jauh. Sementara itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat, Sertu Zainal Amri, menjelaskan bahwa pihaknya tidak menetapkan target waktu tertentu dalam penyelesaian pembangunan jembatan.

Menurut Zainal, hal terpenting adalah memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat. Bagi prajurit di lapangan, kata dia, persoalannya bukan soal kecepatan semata, melainkan bagaimana menyiapkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga. Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat setempat turut memberikan partisipasi aktif. Kebersamaan antara personel TNI dan warga menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercepat pekerjaan, karena warga mengenal medan, kebutuhan, dan kondisi setempat lebih baik.

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan akses transportasi warga, memperlancar aktivitas perekonomian, mempererat hubungan sosial antarmasyarakat, serta memudahkan akses anak-anak menuju sekolah. Untuk sementara, personel TNI juga telah menyiapkan jalur penyeberangan darurat berupa titian yang dapat dilalui pejalan kaki, meskipun belum memungkinkan untuk dilewati kendaraan roda dua. Dengan pembangunan kembali jembatan ini, masyarakat berharap akses penghubung antar kawasan dapat segera berfungsi secara layak dan aman.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Anggota DPRK Aceh Selatan, Mistan Aulia, menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada personel TNI yang sedang merampungkan pembangunan jembatan di Gampong Lawe Buloh Didi, Kecamatan Kluet Timur.
  • Jembatan tersebut sebelumnya ambruk setelah diterjang banjir besar dan menjadi akses penghubung yang menunjang aktivitas sehari-hari warga.
  • Pengerjaan jembatan terus dipacu, mulai dari pembongkaran sisa material jembatan lama, penggalian pondasi yang rusak, hingga pengangkatan bagian abutmen yang terdampak arus banjir.
  • Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf. Andrino D.N. Lubis, turun langsung meninjau lokasi pada hari yang sama.
  • Babinsa setempat, Sertu Zainal Amri, menjelaskan bahwa pihaknya tidak menetapkan target waktu tertentu, karena hal terpenting adalah memastikan infrastruktur benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.
  • Personel TNI juga telah menyiapkan jalur penyeberangan darurat berupa titian yang dapat dilalui pejalan kaki, meskipun belum memungkinkan untuk dilewati kendaraan roda dua.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *