Friday, 30 October 2026
Ekonomi

Bulog Kendal Genjot Produksi Beras Premium Hampir 600 Ton per Bulan

Diskusi dan pantauan awak media bersama pihak Perum Bulog di gudang Bulog

Perum Bulog menggenjot produksi beras premium di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Kendal, Jawa Tengah, hingga hampir 600 ton per bulan. Peningkatan produksi ini didorong permintaan beras premium dari ritel modern yang terus bertambah, sehingga pabrik penggilingan tersebut kini beroperasi mendekati kapasitas penuh dalam satu sif kerja.

Pada 2026, fokus operasional SPP Kendal bergeser dari penugasan pelayanan publik (public service obligation/PSO) menjadi lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan beras premium komersial. Beras yang selesai diproduksi tidak lagi ditumpuk sebagai stok barang jadi, melainkan langsung didistribusikan ke jaringan ritel modern di Jawa Tengah, antara lain Indomaret, Alfamart, Super Indo, Indogrosir, dan Farmers Market. Merek yang dipasarkan meliputi Punokawan, Sentra Ramos, dan Sedap Super.

Produksi harian SPP Kendal mencapai sekitar 30 ton. Untuk menjaga pasokan bahan baku, Bulog Kendal menggandeng sekitar 8 hingga 10 penggilingan kecil di Kendal dan Demak dengan membeli beras hasil produksinya untuk diolah kembali menjadi beras premium. Pola kemitraan ini membantu penggilingan kecil tetap berproduksi sekaligus memastikan SPP Kendal mendapat pasokan yang stabil.

Pengaturan jam produksi juga menjadi bagian dari strategi efisiensi. Produksi dibatasi hingga pukul 17.00 untuk menghindari tarif listrik pada waktu beban puncak, sehingga biaya produksi bisa ditekan. Upaya ini penting karena harga jual beras premium harus dijaga agar tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.900 per kilogram, di tengah fluktuasi harga gabah kering panen yang cenderung tinggi.

Menurut Manajer Operasional SPP Bulog Kendal, M Aziz Latif, volume produksi relatif terjaga sejak Juni atau Juli 2026. Ke depan, Bulog Kendal diharapkan mampu mempertahankan ritme produksi ini selama permintaan ritel modern tetap kuat, sekaligus menjaga kualitas beras premium yang dipasarkan agar kepercayaan konsumen dan mitra ritel tidak menurun.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Perum Bulog menggenjot produksi beras premium di SPP Kendal hingga hampir 600 ton per bulan.
  • Produksi harian mencapai sekitar 30 ton dan langsung didistribusikan ke ritel modern, tidak ditumpuk sebagai stok.
  • Pada 2026, fokus SPP Kendal bergeser dari penugasan PSO menjadi pemenuhan beras premium komersial.
  • Jaringan distribusinya meliputi Indomaret, Alfamart, Super Indo, Indogrosir, dan Farmers Market di Jawa Tengah.
  • Bulog Kendal menggandeng sekitar 8 hingga 10 penggilingan kecil di Kendal dan Demak sebagai pemasok.
  • Harga jual dijaga agar tidak melampaui HET Rp14.900 per kilogram di tengah fluktuasi harga gabah.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *