Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV tingkat Kabupaten Aceh Besar tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau Syech Muharram, di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026. Sebanyak 665 peserta dari 23 kafilah kecamatan se-Aceh Besar bersaing dalam ajang yang berlangsung selama tujuh hari, hingga 31 Oktober 2026, di sembilan arena.
Pembukaan ditandai dengan penabuhan beduk secara bersama-sama oleh Bupati Aceh Besar. Pada kesempatan yang sama, sebanyak 95 dewan hakim dilantik untuk menilai peserta selama perlombaan berlangsung. Pelantikan ini menegaskan pentingnya penilaian yang profesional dan objektif, sebab hasil MTQ kabupaten menjadi dasar penjaringan peserta terbaik untuk mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat provinsi hingga nasional.
Para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang, meliputi tilawah, qiraah sabah, tartil, tahfiz, tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran. Perlombaan mencakup kategori putra dan putri, mulai dari golongan anak-anak, remaja, hingga dewasa, sesuai ketentuan setiap cabang. Arena utama di Lapangan Bung Cala menjadi lokasi perlombaan tilawah, sementara cabang lain tersebar di masjid, meunasah, dan aula di sekitar Kecamatan Kuta Baro.
Penyelenggaraan MTQ XXXV ini melibatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Aceh Besar, Dinas Syariat Islam, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Pemerintah Kecamatan Kuta Baro selaku tuan rumah. Kerja sama lintas perangkat daerah ini diperlukan karena perlombaan digelar serentak di sembilan arena selama sepekan penuh.
MTQ XXXV merupakan kelanjutan dari MTQ XXXIV yang digelar pada 2018. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Kecamatan Darul Imarah tampil sebagai juara umum. Karena itulah, MTQ kali ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan pembinaan tilawatil Quran di Aceh Besar setelah delapan tahun tidak digelar di tingkat kabupaten.
Bupati Aceh Besar berharap MTQ XXXV mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berkualitas yang dapat mempertahankan prestasi Aceh Besar sebagai juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Aceh pada penyelenggaraan mendatang, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ketua LPTQ Aceh Besar, Farhan AP, menambahkan bahwa keikutsertaan peserta dari seluruh kecamatan memberi kesempatan bagi daerah untuk memetakan potensi terbaiknya.
Dengan 665 peserta dari seluruh kecamatan, MTQ XXXV Aceh Besar bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi Qurani, tempat mengukur kemampuan peserta, sekaligus seleksi menuju jenjang yang lebih tinggi bagi putra-putri terbaik Aceh Besar.
Apa poin penting dari berita ini?
- MTQ XXXV tingkat Kabupaten Aceh Besar tahun 2026 dibuka oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026.
- Sebanyak 665 peserta dari 23 kafilah kecamatan bersaing selama tujuh hari, hingga 31 Oktober 2026, di sembilan arena.
- Sebanyak 95 dewan hakim dilantik untuk menilai peserta secara profesional dan objektif.
- Cabang yang dipertandingkan meliputi tilawah, qiraah sabah, tartil, tahfiz, tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran.
- MTQ ini bertujuan menjaring qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik untuk mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat provinsi hingga nasional.


