Friday, 30 October 2026
Ekonomi

Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 Triliun untuk 4,24 Juta Debitur

Sejumlah pejabat berbatik berjalan di atas karpet biru di aula sebuah gedung pertemuan

Penyaluran Kredit Program Pemerintah mencatatkan rekor baru. Per 27 Oktober 2026, total penyaluran menembus Rp294,6 triliun dan menjangkau 4,24 juta debitur. Angka itu melampaui capaian sepanjang 2025 yang tercatat Rp275,8 triliun.

Capaian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka International Forum for Kredit Program Pemerintah 2026 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (29/10/2026). Forum internasional itu mempertemukan pemerintah, lembaga keuangan dunia, dan perbankan nasional untuk membahas penyaluran kredit program.

Menurut Airlangga, kredit program bukan sekadar kredit bersubsidi. Instrumen ini menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, dan peningkat produktivitas nasional. Penyaluran yang meluas menunjukkan program ini makin menjangkau pelaku usaha di berbagai daerah.

Forum tersebut turut dihadiri pejabat kementerian dan lembaga, perwakilan World Bank, Women’s World Banking, dan KfW, serta jajaran perbankan nasional. Hadir antara lain BRI, Mandiri, BNI, BTN, BSI, BPD Bali, BCA, Pegadaian, PNM, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran berbagai lembaga itu menunjukkan kredit program dikelola secara kolaboratif oleh pemerintah dan sektor keuangan.

Di tengah perlambatan ekonomi global, Airlangga menyebut ekonomi Indonesia tetap tumbuh solid, yakni 5,45 persen pada semester I 2026. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung utama pertumbuhan tersebut, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) memegang peran vital di dalamnya.

Peran KUR terlihat dari porsinya terhadap total kredit UMKM yang melesat hingga 30,6 persen. Angka itu naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2019 yang sebesar 14,7 persen. Peningkatan ini menandakan akses pembiayaan bagi UMKM makin terbuka dari tahun ke tahun.

Dengan capaian rekor ini, kredit program diharapkan terus menjadi bantalan bagi pelaku usaha kecil sekaligus motor pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah bersama perbankan dan lembaga mitra didorong menjaga penyaluran tetap tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan debitur di seluruh Indonesia.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Penyaluran Kredit Program Pemerintah menembus Rp294,6 triliun per 27 Oktober 2026 untuk 4,24 juta debitur, melampaui capaian sepanjang 2025 sebesar Rp275,8 triliun.
  • Airlangga Hartarto menyebut kredit program sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, dan peningkat produktivitas nasional.
  • Ekonomi Indonesia tumbuh solid 5,45 persen pada semester I 2026, dengan UMKM sebagai tulang punggung dan KUR memegang peran vital.
  • Porsi KUR terhadap total kredit UMKM mencapai 30,6 persen, naik lebih dari dua kali lipat dari 14,7 persen pada 2019.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *