Friday, 30 October 2026
Daerah

Gubernur Bali Koster Akui Salah karena Terbawa Emosi kepada Petugas SPBU

Gubernur Bali I Wayan Koster

Gubernur Bali I Wayan Koster meluruskan narasi video viral yang memperlihatkan dirinya emosi kepada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saat memantau kelangkaan BBM. Pernyataan itu disampaikan di Denpasar pada Jumat, 30 Oktober 2026, di sela Rapat Paripurna DPRD Bali. Koster mengaku salah karena terbawa emosi.

Kedatangan Koster ke SPBU tersebut bertujuan memastikan penanganan kelangkaan BBM berjalan optimal, dengan meninjau kesiapan operasional layanan 24 jam. Namun, saat tiba di lokasi, SPBU tidak beroperasi padahal antrean kendaraan masyarakat sudah mengular panjang. Situasi itulah yang memicu ketegangan di lapangan.

Koster kemudian berkoordinasi langsung dengan pimpinan SPBU mengenai kendala sistem komputasi yang menyebabkan penghentian layanan. Ia mengakui seharusnya bersikap tenang dan mendengar keluhan petugas, bukan ikut terpancing emosi. Pengakuan ini disampaikan secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab atas sikapnya di depan petugas dan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan kelangkaan BBM di lapangan tidak hanya soal pasokan, tetapi juga soal komunikasi. Petugas SPBU menghadapi tekanan antrean panjang, sementara pejabat yang memantau juga membawa ekspektasi agar layanan segera pulih. Bila komunikasi tidak terjaga, ketegangan mudah muncul meski semua pihak sebenarnya bertujuan sama: memastikan masyarakat mendapat BBM.

Dengan pelurusan ini, Koster berharap publik memahami konteks peristiwa tersebut secara utuh, bukan hanya dari potongan video yang beredar. Lokasi SPBU yang dimaksud tidak disebutkan namanya dalam pemberitaan, dan fokus pernyataan Koster adalah pengakuan atas sikapnya serta penjelasan mengenai tujuan pemantauan yang dilakukannya.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Gubernur Bali I Wayan Koster mengaku salah karena terbawa emosi kepada petugas SPBU saat memantau kelangkaan BBM.
  • Pernyataan disampaikan di Denpasar pada Jumat, 30 Oktober 2026, di sela Rapat Paripurna DPRD Bali.
  • Kedatangan Koster ke SPBU bertujuan memastikan penanganan kelangkaan BBM berjalan optimal dan meninjau kesiapan layanan 24 jam.
  • Saat tiba, SPBU tidak beroperasi padahal antrean kendaraan sudah mengular panjang, dan kendalanya adalah sistem komputasi.
  • Koster mengakui seharusnya bersikap tenang dan mendengar keluhan petugas.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *