Bioskop Indonesia kedatangan film horor berbalut komedi berjudul Ghosting yang mulai tayang pada Kamis, 15 Oktober 2026. Film garapan sutradara Arie Azis ini mengangkat kisah seorang perias jenazah yang memiliki kemampuan melihat arwah dan diminta membantu seorang hantu mengungkap misteri di balik kematiannya.
Cerita film ini berpusat pada Alfian, yang diperankan Baskara Mahendra. Alfian bekerja sebagai perias jenazah dan sejak lahir dapat melihat makhluk dari dunia lain. Bagi Alfian, keberadaan para arwah bukan lagi hal yang asing, karena ia bahkan berteman dengan beberapa di antaranya dalam kehidupan sehari-hari.
Kehidupan Alfian berubah ketika ia mendapat tugas merias jenazah Maya, yang diperankan Yasamin Jasem. Maya adalah seorang influencer yang meninggal dunia, namun arwahnya masih berada di dunia karena ia belum menerima kematiannya. Maya merasa ada sesuatu yang janggal dengan kematiannya dan yakin dirinya tidak meninggal karena sakit seperti yang diketahui orang-orang di sekitarnya.
Karena kejanggalan itu, Maya meminta bantuan Alfian untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Alfian akhirnya bersedia membantu dengan sebuah kesepakatan: Maya harus membantunya menemukan arwah sang ibu, Ranti, yang diperankan Mona Ratuliu. Dari kesepakatan inilah keduanya mulai terlibat dalam penyelidikan yang mempertemukan mereka dengan berbagai karakter dan kejadian yang tidak terduga.
Meski mengangkat persoalan kematian yang cukup serius, Ghosting tidak sepenuhnya dikemas sebagai film horor yang menegangkan. Ceritanya juga memasukkan banyak unsur komedi, terutama melalui interaksi Alfian dengan Maya dan para arwah lainnya. Perpaduan antara kisah penyelidikan, dunia arwah, dan komedi dengan latar kehidupan seorang perias jenazah inilah yang menjadi pembeda film ini dari film horor Indonesia pada umumnya.
Dalam perjalanan mereka, ada batas waktu yang menjadi bagian penting cerita. Cinema XXI menyebut Alfian dan Maya memiliki waktu 40 hari untuk mengungkap misteri di balik kematian Maya. Batas waktu tersebut membuat pencarian jawaban menjadi semakin mendesak, sebelum persoalan yang dihadapi Maya semakin sulit diselesaikan.
Film produksi Imperial Pictures ini ditulis naskahnya oleh Evelyn Afnilia. Selain Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem, film ini turut menghadirkan Tanta Ginting, Chika Waode, Leony VH, Siti Fauziah, Mathias Muchus, Reinold Lawalata, Mona Ratuliu, dan Amel Carla. Lembaga Sensor Film menetapkan Ghosting untuk penonton usia 13 tahun ke atas dengan durasi 100 menit.
Jadwal penayangan film ini diumumkan melalui dua jaringan bioskop besar. Cinema XXI telah mencantumkan Ghosting dalam daftar film yang tayang pada 15 Oktober 2026, sementara Cinépolis Indonesia melalui trailer resminya juga mengumumkan jadwal penayangan yang sama. Dengan menggabungkan misteri kematian, kehidupan setelah kematian, dan humor, Ghosting menawarkan pendekatan yang berbeda: penonton tidak hanya diajak mengikuti usaha Alfian dan Maya mencari jawaban, tetapi juga melihat bagaimana hubungan keduanya berkembang selama menjalankan misi tersebut. Film ini pun menjadi salah satu film horor komedi Indonesia yang mengisi jadwal bioskop Oktober 2026, bersamaan dengan sejumlah judul horor lokal lainnya.
Apa poin penting dari berita ini?
- Film horor berbalut komedi berjudul Ghosting mulai tayang di bioskop Indonesia pada Kamis, 15 Oktober 2026.
- Cerita film ini berpusat pada Alfian, seorang perias jenazah yang sejak lahir dapat melihat makhluk dari dunia lain.
- Maya meminta bantuan Alfian untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya, sementara Alfian meminta Maya membantunya menemukan arwah sang ibu, Ranti.
- Cinema XXI menyebut Alfian dan Maya memiliki waktu 40 hari untuk mengungkap misteri di balik kematian Maya.
- Film produksi Imperial Pictures ini ditetapkan untuk penonton usia 13 tahun ke atas dengan durasi 100 menit.


