Wednesday, 28 October 2026
Lingkungan

Banjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tanggul Sungai Tukka

Ilustrasi banjir yang merendam kawasan permukiman di Tapanuli Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, melalui perbaikan tanggul Sungai Tukka dan penyediaan air bersih bagi warga terdampak. Banjir tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu di perbatasan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Wilayah terdampak yang disebutkan meliputi Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, dan Kecamatan Pandan. Air yang meluap dari sungai menggenangi kawasan permukiman dan mengganggu aktivitas warga, sehingga penanganan infrastruktur dan bantuan darurat harus berjalan beriringan.

Bagaimana penanganan infrastrukturnya dilakukan? Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan mengerahkan satu unit ekskavator standar PC 200 untuk memperbaiki dan meninggikan tanggul Sungai Tukka di Desa Hutanabolon serta Sungai Silaga-laga di Desa Sipange. Pekerjaan itu diarahkan untuk memperkuat tanggul dalam menahan aliran air dan melindungi kawasan sekitarnya dari luapan susulan.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sistem sungai dan tanggul yang melintasi Kelurahan Bonalumban, Kelurahan Tukka, Kelurahan Hutanabolon, dan Kelurahan Sibuluan. Petugas mengidentifikasi titik-titik rawan limpasan untuk menentukan prioritas penanganan berdasarkan kondisi teknis di lapangan, sehingga bagian infrastruktur yang paling membutuhkan penanganan dapat ditangani lebih dahulu.

Mengapa penanganan darurat tetap penting di samping perbaikan tanggul? Warga terdampak membutuhkan kebutuhan dasar selama masa penanganan, terutama air bersih dan tempat tinggal sementara. Karena itu, Kementerian PU melalui BPBPK Sumatera Utara memobilisasi satu unit mobil tangki air dan satu unit truk jungkit untuk mengangkut 10 unit hunian sementara (huntara) menuju Kabupaten Tapanuli Tengah.

Untuk air bersih, Kementerian PU berkoordinasi dengan Direktur Utama PDAM Tapanuli Tengah dan meminjamkan satu unit mobil tangki air kepada PDAM agar dapat digunakan untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Dukungan sarana ini diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama penanganan dampak banjir berlangsung.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa selain penanganan darurat, kementerian juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dilanjutkan untuk memeriksa infrastruktur sumber daya air, mengevaluasi kondisi tanggul dan alur sungai, serta menentukan kebutuhan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis.

Ke depan, Kementerian PU menekankan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting agar penanganan berlangsung secara terpadu, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, perlindungan permukiman, dan pemulihan fungsi infrastruktur dasar. Masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan daerah rawan banjir diimbau tetap waspada, terutama bila hujan deras masih berlangsung di wilayah hulu, serta mengikuti arahan pemerintah daerah, BPBD, dan petugas setempat, dan segera menjauhi alur sungai bila debit air meningkat secara tiba-tiba.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Banjir di Tapanuli Tengah dipicu hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu perbatasan Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara pada Jumat, 23 Oktober 2026.
  • Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, dan Kecamatan Pandan.
  • BBWS Sumatera II Medan mengerahkan ekskavator PC 200 untuk memperbaiki dan meninggikan tanggul Sungai Tukka di Desa Hutanabolon dan Sungai Silaga-laga di Desa Sipange.
  • Petugas memeriksa sistem sungai dan tanggul di Kelurahan Bonalumban, Tukka, Hutanabolon, dan Sibuluan untuk memetakan titik rawan limpasan.
  • Kementerian PU memobilisasi mobil tangki air dan 10 unit huntara, serta meminjamkan mobil tangki air kepada PDAM Tapanuli Tengah untuk distribusi air bersih.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *