Harry Kane resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2026, gelar pemain terbaik dunia yang mengakhiri penantian panjang bagi pemain Inggris selama 25 tahun. Striker Bayern Muenchen dan timnas Inggris itu mengungguli dua pesaing terberatnya, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.
Kane memenangkan penghargaan tersebut setelah menjalani musim yang luar biasa dengan torehan 73 gol dalam 65 pertandingan. Ketajaman itu membuatnya juga membawa pulang Gerd Mueller Trophy sebagai penyerang putra terbaik, pengakuan lain atas konsistensinya sepanjang musim.
Ballon d’Or merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pesepakbola terbaik dunia berdasarkan penampilan selama satu musim. Bagi Inggris, kemenangan Kane mengakhiri penantian selama seperempat abad sejak terakhir kali pemain Inggris meraih trofi bola emas tersebut.
Di kategori putri, Alexia Putellas meraih Ballon d’Or untuk ketiga kalinya. Pemain Spanyol tersebut mendapat penghargaan setelah berkontribusi dalam kesuksesan Barcelona sebelum bergabung dengan London City Lionesses.
Barcelona juga mendominasi sejumlah kategori lain. Lamine Yamal kembali memenangkan Kopa Trophy sebagai pemain muda terbaik putra, sedangkan Vicky Lopez meraih penghargaan serupa di kategori putri. Dominasi Barcelona dalam daftar penghargaan menunjukkan kuatnya pembinaan pemain muda dan performa tim mereka sepanjang musim.
Bagi Kane, penghargaan ini menjadi puncak perjalanan panjangnya sebagai penyerang. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu striker paling subur di Eropa, trofi Ballon d’Or menegaskan statusnya di antara para pemain terbaik dunia pada generasinya.
Kemenangan Kane juga menjadi kabar baik bagi timnas Inggris, yang mengandalkan ketajamannya di lini depan. Dengan performa yang masih berada di level tertinggi, Kane diharapkan terus menjadi tumpuan baik di level klub maupun tim nasional pada musim-musim berikutnya.


