Wednesday, 28 October 2026
Kesehatan

Tiga Teh Herbal untuk Membantu Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Tiga Teh Herbal untuk Membantu Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang harus diatasi, dan salah satu cara yang dapat membantu mengontrolnya adalah mengonsumsi teh herbal secara rutin. Khasiat teh herbal dapat dirasakan jika dikonsumsi secara rutin, dan berikut tiga jenis teh herbal yang disebut berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi, seperti dilansir laman Genpi.co melalui JPNN pada Senin, 26 Oktober 2026.

Pertama, teh hibiscus. Teh hibiscus merupakan teh herbal yang terbuat dari kembang sepatu berwarna merah. Menurut sejumlah penelitian yang dikutip sumber tersebut, teh hibiscus telah terbukti bisa menurunkan tekanan darah tinggi, dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing rata-rata 7,58 mmHg dan 3,53 mmHg.

Kedua, teh hitam. Teh hitam merupakan teh berwarna hitam yang terbuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis). Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, teh hitam terbukti bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Teh hitam juga disebut bisa meningkatkan fungsi sel-sel endotel, yaitu sel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah dan memengaruhi perubahan tekanan darah.

Ketiga, teh oolong. Teh oolong merupakan teh tradisional asal Tiongkok yang terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Mengonsumsi 120 ml teh oolong per hari disebut bisa mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi hingga 46 persen. Selain berkhasiat menurunkan tekanan darah, teh oolong juga disebut bisa membantu mengontrol kadar kolesterol serta mengurangi risiko penyakit jantung.

Mengapa teh herbal dapat membantu? Tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan aliran darah terhadap dinding pembuluh darah terlalu tinggi dan berlangsung lama, sehingga pembuluh darah dan organ tubuh bekerja lebih berat. Bahan-bahan dalam teh herbal tersebut dikaitkan oleh penelitian yang dikutip dengan kemampuan membantu merilekskan pembuluh darah, memperbaiki fungsi lapisan pembuluh darah, dan mendukung pengendalian tekanan darah dari waktu ke waktu.

Meski demikian, teh herbal sebaiknya diposisikan sebagai pendamping gaya hidup sehat, bukan pengganti pengobatan medis. Penderita tekanan darah tinggi tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, memantau tekanan darah secara berkala, dan mengikuti anjuran dokter, terutama bila sedang menjalani pengobatan atau memiliki kondisi kesehatan lain.

Sumber: JPNN (dilansir dari Genpi.co) — 3 Teh Herbal untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *