Wednesday, 28 October 2026
Pendidikan

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Prestasi di BBNKT 2026, Wamensos: Kemiskinan Bukan Batas Kemampuan

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Prestasi di BBNKT 2026, Wamensos: Kemiskinan Bukan Batas Kemampuan

Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) bersama Kementerian Sosial membuka kesempatan berprestasi bagi siswa Sekolah Rakyat melalui ajang Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026. Apresiasi itu disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono pada Awarding Night BBNKT 2026 yang digelar Pengurus Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak” itu digelar dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-66 Karang Taruna. Kegiatan ini memberikan apresiasi kepada Karang Taruna berprestasi, siswa Sekolah Rakyat, inovator sosial, serta kepala daerah yang mendukung pemberdayaan pemuda. Perwakilan yang menghadiri acara tersebut hampir 30 pengurus provinsi serta ratusan pengurus kabupaten.

Ketua Pelaksana BBNKT 2026, Gusti Kanjeng Ratu Hayu, menyampaikan rangkaian BBNKT mencakup Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional, Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, Festival Konten Karang Taruna, dan Pekan Inovasi Sosial DIY. “Terselenggaranya perhelatan besar ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak,” ujar GKR Hayu.

Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono memberikan penghormatan khusus kepada pengurus dan relawan yang membantu masyarakat menghadapi bencana di berbagai provinsi. Ia menyapa perwakilan pengurus dari Lampung dan Banten yang bergerak cepat saat abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau menyebar, serta pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur atas dedikasinya menyalurkan bantuan dan membersamai masyarakat saat gempa Flores melanda.

Budisatrio juga menyapa ketua Karang Taruna provinsi Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga Maluku, dan mengapresiasi ketekunan mereka mendampingi masyarakat serta mendukung petugas dan relawan yang membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan. “Semangat kami tidak padam. Semangat kami tidak pudar. Kami akan terus membantu pasukan Karang Taruna yang berjibaku setiap hari,” tegas Budisatrio.

Ia menyambut baik dihidupkannya kembali penghargaan Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional, dan meminta agar program unggulan para finalis dapat dihubungkan dengan kementerian-kementerian terkait, agar apresiasi disertai dukungan sehingga program peserta dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan keberhasilan organisasi sosial harus diukur dari manfaat yang dirasakan warga. “Jumlah kegiatan dan jumlah peserta adalah keluaran. Ukuran yang menentukan adalah hasil, yaitu perubahan nyata dalam kehidupan warganya,” tutur Sri Sultan. Ia mendorong keterlibatan masyarakat serta pendampingan berkelanjutan agar inovasi sosial terus memberi manfaat dan menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Pada sesi Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, penghargaan diberikan kepada 12 pemenang kategori bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin. Penghargaan diserahkan Budisatrio bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dilanjutkan penampilan para juara pertama.

Agus Jabo mengapresiasi inisiatif PNKT bersama Kementerian Sosial dalam membuka kesempatan berprestasi bagi siswa Sekolah Rakyat. “Kalian adalah bukti bahwa kemiskinan tidak pernah menentukan batas kemampuan seseorang,” ujarnya.

Penghargaan turut diberikan kepada inovator Pekan Inovasi Sosial DIY serta lima Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026. Juara I diraih Karang Taruna Trisula, Kabupaten Mojokerto; Juara II Dharma Remaja, Kabupaten Semarang; dan Juara III Hipenari, Kabupaten Kulon Progo. Adapun Juara Harapan I diraih Asoka, Kabupaten Bandung, dan Juara Harapan II Dharma Santosa, Kabupaten Badung. Kepala daerah dari kelima kabupaten tersebut juga menerima apresiasi atas dukungan pembinaan terhadap Karang Taruna.

Seusai penyerahan penghargaan, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan dukungan Kemendagri terhadap penguatan kelembagaan, pembinaan, serta dukungan program dan penganggaran Karang Taruna di daerah. “Kemendagri berkomitmen untuk mendukung penguatan Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan generasi muda dan kekuatan penggerak pembangunan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Akhmad. Rangkaian acara ditutup dengan foto bersama, membawa pesan agar penghargaan menjadi dorongan bagi keberlanjutan karya dan pengabdian Karang Taruna kepada masyarakat.

Sumber: JPNN — Wamensos Apresiasi PNKT, Buka Peluang Siswa Sekolah Rakyat Berprestasi

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *