Wednesday, 28 October 2026
Pendidikan

25 Kontingen Ramaikan Pesparawi Mahasiswa Nasional 2026 di Untar

25 Kontingen Ramaikan Pesparawi Mahasiswa Nasional 2026 di Untar

Universitas Tarumanagara (Untar) menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Nasional 2026 yang berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah lewat kompetisi seni paduan suara.

Mengusung tema Bersatu dalam Harmoni, Berkarya dalam Kasih, Memberi Dampak, Pesparawi diikuti 25 kontingen perguruan tinggi dengan total 1.150 orang, terdiri atas mahasiswa, pelatih, ofisial, dan pendamping. Seluruh perguruan tinggi peserta telah melalui dan dinyatakan lolos seleksi pra-nasional.

Pembukaan pada Kamis (22/10) mengangkat semangat keberagaman sebagai pesan utama. Rektor Untar Prof. Amad Sudiro mengibaratkan paduan suara sebagai cerminan kehidupan yang membutuhkan sikap saling menghargai untuk menciptakan harmoni. Menurutnya, keberagaman bukan sumber perpecahan, melainkan kekayaan yang melahirkan keindahan bila disatukan dengan saling menghormati.

Melalui kompetisi ini, mahasiswa juga diajak menjunjung sportivitas dan membangun persahabatan. Rektor menilai kegiatan seni menjadi sarana mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama di luar bidang akademik.

Pandangan itu sejalan dengan Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan Belmawa Sukino, yang menilai prestasi mahasiswa tidak semata ditentukan kemenangan, tetapi juga proses belajar, kedisiplinan, keberanian tampil, kemampuan menerima masukan, dan sportivitas.

Rangkaian Pesparawi berakhir pada Jumat (23/10) di Auditorium Gedung M, Kampus I Untar, dan resmi ditutup Kepala LLDIKTI Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan. Ia menekankan seni dan musik dapat menyatukan individu dari berbagai latar belakang, karena dalam paduan suara setiap anggota dituntut mengesampingkan ego pribadi, saling menghargai, dan bekerja sama demi penampilan terbaik.

Bagi Untar sebagai tuan rumah, nilai kegiatan ini tercermin dari persaudaraan yang terbangun antarpeserta. Kepala Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni Untar sekaligus Ketua Pelaksana Pesparawi 2026 Tri Sutrisno menyampaikan keberhasilan kompetisi tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi juga dari kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Penyelenggaraan tahun ini menjadi kali kedua Untar dipercaya sebagai tuan rumah Pesparawi Mahasiswa Nasional setelah 2020. Kepercayaan itu mencerminkan kontribusi Untar dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa serta menyediakan ruang perjumpaan bagi perguruan tinggi dari berbagai daerah.

Selain sebagai tuan rumah, Untar turut mencatat prestasi lewat Paduan Suara Universitas Tarumanagara yang meraih medali emas. Berdasarkan penilaian dewan juri yang diketuai Sonya Nadya Simanjuntak, Telkom University Choir dinyatakan sebagai juara pertama.

Bagi peserta, Pesparawi bukan sekadar ajang meraih prestasi, melainkan pengalaman bertemu dan belajar bersama mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, di antaranya Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Universitas Negeri Medan, Universitas Musamus Merauke, dan Universitas Pattimura. Algorius Oemanas, mahasiswa Universitas Timor asal Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, mengaku bersyukur bisa ambil bagian dan berharap memberi penampilan terbaik serta hasil membanggakan bagi kampusnya.

Sumber: JPNN — Rajut Persaudaraan, Untar Jadi Tuan Rumah Pesparawi Mahasiswa Nasional 2026

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *