Wednesday, 28 October 2026
Nasional

Sebulan, 78 Kejadian Bencana Terjadi di Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak

Sebulan, 78 Kejadian Bencana Terjadi di Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak

SUKABUMI, JAWA BARAT — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat 78 kejadian bencana dalam sebulan terakhir. Data itu disampaikan Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, pada Minggu (25/10/2026).

Apa saja jenis bencananya? Rinciannya: 38 kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 22 kali cuaca ekstrem, 9 kali tanah longsor, 6 kali gempa bumi, 2 kali gerakan tanah, dan 1 kali kekeringan. Karhutla menjadi jenis bencana paling dominan, seiring kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Berapa kerusakannya? Sebanyak 130 rumah rusak ringan, 9 rumah rusak sedang, 2 rumah rusak berat, dan 49 rumah lainnya terancam. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa, namun dua keluarga atau empat jiwa dilaporkan mengungsi.

Mengapa risikonya masih tinggi? Meski kemarau memicu karhutla, risiko hidrometeorologi tetap mengintai karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih bisa turun di tengah musim kering. Kombinasi lahan kering dan hujan lebat inilah yang membuat wilayah Sukabumi rawan bencana susulan, dari longsor hingga banjir.

Bagaimana kejadian terbaru ditangani? Karhutla terbaru terjadi di Kampung Cipicung RT 02/06, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh. Api membakar rumpun bambu dan alang-alang seluas sekitar 1.000 meter persegi. Penyebab kebakaran belum diketahui. Api sempat mengancam permukiman di sekitarnya, namun berhasil dipadamkan berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran, BPBD, aparat setempat, dan warga sebelum merambat ke rumah-rumah.

Dengan 78 kejadian dalam sebulan, kesiapsiagaan warga menjadi kunci. BPBD mengingatkan masyarakat untuk segera melapor bila melihat titik api atau tanda-tanda longsor, serta tidak membakar lahan sembarangan di musim kemarau.

Sumber: Media Indonesia. Baca berita asli di sini.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *