Wednesday, 28 October 2026
Nasional

Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina

ANTARA/Kyodo/Naoto Jimi

Sebuah tutup botol yang mengapung di lepas pantai barat Jepang ternyata membawa ekosistem mini berisi 307 makhluk hidup dari perairan dekat Filipina. Temuan para peneliti Jepang itu menunjukkan betapa jauhnya sampah plastik bisa terbawa arus laut, sekaligus menjadi rumah bagi kehidupan laut dalam perjalanan panjangnya.

Tutup botol tersebut ditemukan di lepas Prefektur Kochi pada Januari 2023. Para peneliti memperkirakan benda itu terbawa Arus Kuroshio yang hangat, yang mengalir ke utara di Samudra Pasifik barat laut, selama sedikitnya 70 hari. Tim penelitian dipimpin Universitas Nagoya, dengan keterlibatan Universitas Kyoto dan Badan Ilmu Kelautan dan Bumi Jepang (JAMSTEC). Sejumlah spesies yang ditemukan bahkan tidak terdapat di Jepang.

Ukuran tutup botol itu hanya 3,5 sentimeter. Di dalamnya, seekor cacing ragworm sepanjang sembilan sentimeter membangun sarang rumit dari lendir dan kerikil, yang menjadi tempat tinggal bagi 306 makhluk lainnya, termasuk foraminifera, teritip, bryozoa, dan cacing pipih. Kehadiran spesies pesisir dan laut lepas sekaligus menandakan tutup botol itu melintasi perairan dekat pantai maupun perairan lepas selama hanyut.

Asal tutup botol itu terungkap dari label perusahaan minuman Filipina yang masih menempel, yang mengindikasikan benda tersebut dibuang di Filipina atau sekitarnya. Analisis rasio isotop oksigen pada cangkang foraminifera, dikombinasikan dengan simulasi arus laut, menunjukkan tutup botol itu pernah melewati perairan hangat di sekitar kepulauan Filipina.

Temuan ini penting karena penelusuran rute sampah semacam itu dapat membantu mengenali cara spesies asing masuk ke lingkungan baru dan cara mencegahnya. Peneliti Naoto Jimi dari Laboratorium Biologi Laut Sugashima, Universitas Nagoya, mengingatkan bahwa sampah sekecil tutup botol pun tidak boleh diremehkan, dan pembuangan sampah yang benar membantu melindungi ekosistem laut.

Sumber: Antara News (Kyodo). Baca selengkapnya di: Antara News — Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *