Wednesday, 28 October 2026
Nanggroe

Nasir Djamil Sumbang Rp20 Juta untuk Kegiatan Santri Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen

Nasir Djamil Sumbang Rp20 Juta untuk Kegiatan Santri Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen

BIREUEN — Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. Muhammad Nasir Djamil, M.Si, menyumbang dana Rp20 juta untuk pengembangan kegiatan santri Pesantren Modern Al Zahrah. Sumbangan itu diserahkan saat ia menyambangi pesantren tersebut di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026.

Foto ilustrasi: Pexels.

Bagaimana sumbangan itu diserahkan? Penyerahan berlangsung di tengah kunjungan Nasir Djamil ke Pesantren Modern Al Zahrah. Kunjungan anggota Komisi III DPR RI itu bertepatan dengan malam puncak pembagian hadiah Al Zahrah Competitions Tingkat SD/MIN Sederajat dan Pergelaran Seni Santri Kelas Akhir Interstellar Generation 2026, sehingga penyerahan disaksikan para pengajar dan santri yang hadir.

Mengapa bantuan ini diberikan? Nasir Djamil menyatakan siap membantu agar Pesantren Modern Al Zahrah Kabupaten Bireuen lebih dikenal luas dan mampu melahirkan generasi emas yang membawa harum nama Aceh di mata dunia. “Insyaallah saya siap mendorong kemajuan Pesantren Al Zahrah demi memajukan generasi Aceh yang dikenal luas,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan hadirin.

Apa pesan yang ia sampaikan kepada santri? Di hadapan pengajar dan santri, Nasir Djamil — yang juga mantan wartawan Serambi — mengingatkan bahwa tujuan pendidikan adalah melahirkan generasi yang memiliki IMTAQ dan IPTEK. Ia menekankan pentingnya membentuk karakter utama santri, mulai dari menjaga akidah yang lurus dan kokoh, berpikir kritis, hingga mampu menghargai waktu.

Bagaimana tanggapan pihak pesantren? Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Dr. Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dorongan dan dukungan Nasir Djamil terhadap kemajuan pesantren. “Terima kasih banyak telah berhadir dan memberikan perhatian besar ke Al Zahrah, semoga menjadi jariah dan jalan keberkahan,” ungkap Dr. Fadhil.

Bagi pesantren, dukungan seperti ini menjadi modal untuk terus mengembangkan kegiatan santri sekaligus memperluas kiprahnya dalam mencetak generasi Aceh yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.

Sumber: Atjeh Watch. Baca berita asli di sini.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *