Wednesday, 28 October 2026
Nanggroe

Musim Mas Rampungkan Program Lima Tahun untuk Petani Swadaya di Aceh

Musim Mas Rampungkan Program Lima Tahun untuk Petani Swadaya di Aceh

SUBULUSSALAM — Musim Mas mengumumkan rampungnya program kolaborasi selama lima tahun di Subulussalam, Aceh, yang mendampingi petani swadaya kelapa sawit di luar areal konsesi perusahaan. Program ini diklaim membuktikan bahwa kemitraan rantai pasok bisa memperbaiki penghidupan petani sekaligus mendukung upaya menekan deforestasi di sekitar lanskap prioritas.

Foto: ANTARA.

Apa yang dicapai program ini? Selama lima tahun, program melatih 117 penyuluh desa pemerintah (Village Extension Officers) lewat pendekatan latih-pelatih, yang kemudian bersama pendamping lapangan Musim Mas menjangkau 2.239 petani swadaya di 48 desa. Capaian itu jauh melampaui target awal, yakni 40 pelatih dan 1.000 petani. Program ini merupakan bagian dari program Smallholders Musim Mas dan didukung kolaborasi rantai pasok, termasuk pendanaan dari AAK dan mitra lain.

Mengapa Aceh menjadi lokasi program? Aceh adalah lanskap prioritas karena 87 persen Ekosistem Leuser yang sangat kaya keanekaragaman hayati berada di provinsi ini. Karena itu program tidak hanya menyasar produktivitas kebun, tetapi juga praktik pertanian yang bertanggung jawab, literasi keuangan, dan pemantauan lingkungan, agar persoalan petani dan persoalan lanskap ditangani secara bersamaan.

Bagaimana program ini bekerja? Pendekatannya berlapis: penyuluh desa pemerintah dilatih lebih dulu tentang praktik pertanian yang baik dan prinsip NDPE (tanpa deforestasi, tanpa gambut, tanpa eksploitasi), lalu mereka melatih dan meningkatkan keterampilan petani swadaya di wilayah tugasnya. Di dalamnya ada pula Program Perempuan Petani Swadaya yang membekali perempuan di lapangan dengan pengetahuan kesehatan, gizi, dan literasi keuangan.

Apa latarnya? Kemitraan di Subulussalam ini diumumkan sejak September 2021 oleh Musim Mas bersama AAK dan Nestlé untuk menangani deforestasi di luar areal konsesi perkebunan. AAK dan Nestlé mendanai dua tahun pertama, lalu memperpanjang dukungan ke tahun ketiga untuk menjangkau lebih banyak petani swadaya. Bagi Musim Mas, hub petani swadaya di Subulussalam adalah yang ketiga di Aceh dalam strategi perusahaan di provinsi tersebut.

Sumber: ANTARA News, merujuk pengumuman Musim Mas. Baca artikel asli di sini.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *