Kepolisian Florida Polytechnic University di Amerika Serikat menyiapkan kendaraan terbang listrik berawak untuk patroli. Rencana ini dilaporkan Carscoops pada Senin, 26 Oktober waktu setempat, dan diberitakan pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Kendaraan yang disiapkan adalah Jetson ONE, yang dijuluki Astro, buatan perusahaan Jetson dari California. Kendaraan listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) ini menyerupai drone berukuran besar dan dapat membawa satu pilot.
Dari sisi spesifikasi, Jetson ONE dibanderol sekitar 148.000 dolar AS dengan kecepatan maksimum 63 mil per jam atau sekitar 102 kilometer per jam. Bobotnya sekitar 86 kilogram dengan waktu terbang maksimum 20 menit.
Tujuan penjajakan teknologi ini adalah pemantauan kampus, pencarian orang hilang, dan pengiriman peralatan darurat. Selain untuk kepolisian, kendaraan ini juga diharapkan mendukung riset dan pembelajaran mahasiswa. Kepala Kepolisian Florida Polytechnic University Aaron Murray termasuk pihak yang terlibat dalam penjajakan ini.
Namun penggunaan kendaraan ini untuk patroli kepolisian masih menunggu persetujuan akhir regulator Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA). Aturan ultralight yang berlaku saat ini diperuntukkan bagi penerbangan rekreasi dan membatasi penerbangan di atas kawasan padat serta pada malam hari.
Dengan demikian, Jetson ONE untuk saat ini masih berada pada tahap penjajakan, bukan patroli rutin. Kepolisian kampus perlu menunggu kejelasan regulasi sebelum kendaraan terbang berawak ini benar-benar dapat digunakan dalam tugas patroli.


