Wednesday, 28 October 2026
Nasional

CdM Reda Manthovani: 15 Emas Asian Para Games 2026 Sejalan dengan Asta Cita

CdM Reda Manthovani: 15 Emas Asian Para Games 2026 Sejalan dengan Asta Cita

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia Reda Manthovani mengatakan keberhasilan meraih 15 medali emas pada Asian Para Games 2026 sejalan dengan Asta Cita. Pernyataan itu ia sampaikan menyusul capaian kontingen Indonesia di ajang olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut.

Asian Para Games merupakan ajang olahraga terbesar bagi atlet disabilitas di Asia, yang mempertandingkan berbagai cabang olahraga dengan klasifikasi sesuai jenis disabilitas atlet. Bagi Indonesia, ajang ini bukan hanya soal medali, melainkan juga soal pengakuan atas kemampuan atlet disabilitas untuk berprestasi di level tertinggi.

Meraih 15 medali emas adalah capaian yang patut diapresiasi. Di balik setiap emas terdapat proses latihan bertahun-tahun, dukungan pelatih dan ofisial, serta perjuangan atlet yang harus mengatasi keterbatasan fisik sekaligus tekanan kompetisi.

Reda mengaitkan capaian itu dengan Asta Cita, delapan cita-cita pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu semangat dalam Asta Cita adalah memperkuat pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui olahraga dan prestasi, serta memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal.

Kaitan itu menjadi relevan karena prestasi atlet disabilitas menunjukkan bahwa pembangunan manusia Indonesia harus bersifat inklusif. Atlet disabilitas yang berprestasi membuktikan bahwa dengan pembinaan dan dukungan yang setara, mereka mampu mengharumkan nama bangsa seperti atlet lainnya.

Peran Chef de Mission dalam kontingen juga penting untuk dicatat. CdM adalah pemimpin kontingen yang bertanggung jawab atas keseluruhan tim selama ajang berlangsung, mulai dari urusan administrasi, pendampingan atlet, hingga menjaga semangat tim di tengah persaingan.

Keberhasilan di Asian Para Games 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Banyak atlet para potensial masih belum terjangkau pembinaan formal, sehingga capaian di level Asia ini perlu diikuti dengan penjaringan dan pembinaan yang lebih merata di seluruh provinsi.

Pada akhirnya, 15 medali emas itu bukan hanya angka dalam klasemen. Medali-medali itu adalah pesan bahwa prestasi Indonesia dibangun oleh seluruh anak bangsa, termasuk para atlet disabilitas yang membuktikan keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjadi yang terbaik di Asia.

Sumber: ANTARA. Baca berita aslinya di ANTARA.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *