Tuesday, 3 November 2026
Ekonomi

IHSG Berpeluang Terangkat Hari Ini, Analis Ingatkan Risiko Koreksi di Bawah 4.907

Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar bursa saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (3/11/2026). Namun, sejumlah analis mengingatkan risiko koreksi yang lebih dalam tetap membayangi bila indeks menembus level-level support pentingnya.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan, tetapi ia menekankan perlunya kewaspadaan bila indeks menembus level 4.907. Dalam skenario terbaik, IHSG berada pada wave (iv) dari wave [v] dan berpeluang menguat menuju kisaran 5.456 hingga 5.564. Sebaliknya, bila level 4.907 tertembus, indeks berpotensi berbalik terkoreksi menuju 4.763 hingga 4.845.

Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 5.012 dan 4.907, serta level resistance di 5.328 dan 5.460. Ia merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, yakni BBRI, ESSA, MAPA, dan PGEO.

Pandangan yang sejalan namun dengan nada hati-hati juga disampaikan analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Menurut Ivan, IHSG mulai menunjukkan peluang rebound setelah menembus resistensi minor di level 5.123. Meski begitu, risiko pelemahan yang lebih dalam hingga di bawah 4.800 masih membayangi pergerakan indeks.

“Potensi tren turun masih perlu diwaspadai, terutama jika IHSG menembus support krusial di level 4.972,” ujar Ivan dalam analisisnya. Untuk hari ini, ia memprediksi IHSG bergerak dengan level support di 4.972, 4.895, dan 4.767, serta level resistance di 5.418, 5.561, dan 5.716. Saham yang ia rekomendasikan untuk dicermati antara lain AMRT, BMRI, DEWA, dan INDF.

Sebagai gambaran pergerakan terakhir, IHSG ditutup di level 5.096 pada perdagangan Senin (2/11) sore. Indeks menguat 39,78 poin atau naik 0,79 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi investor mencapai Rp12,39 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,31 miliar saham.

Pada penutupan perdagangan Senin itu, sebanyak 315 saham menguat, 285 saham terkoreksi, dan 118 saham stagnan. Komposisi tersebut menunjukkan penguatan indeks kemarin masih diiringi tekanan pada sebagian saham, sehingga pelaku pasar perlu mencermati pergerakan level-level kunci pada perdagangan hari ini.

Perlu dicatat, berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca, dengan mempertimbangkan profil risiko dan analisis masing-masing.

Apa poin penting dari berita ini?

  • IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat pada Selasa (3/11/2026), dengan skenario terbaik menuju 5.456 hingga 5.564 menurut MNC Sekuritas.
  • Risiko koreksi membayangi bila IHSG menembus level 4.907, dengan potensi koreksi menuju 4.763 hingga 4.845.
  • Binaartha Sekuritas melihat peluang rebound setelah IHSG menembus resistensi minor 5.123, namun mewaspadai pelemahan di bawah 4.800.
  • IHSG ditutup di level 5.096 pada Senin (2/11), menguat 39,78 poin atau 0,79 persen, dengan transaksi Rp12,39 triliun.
  • Sebanyak 315 saham menguat, 285 terkoreksi, dan 118 stagnan pada penutupan perdagangan Senin.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *