Sunday, 1 November 2026
Daerah

BNN dan Komisi III DPR Ajak Mahasiswa Baru Subang Jauhi Narkoba

Sarasehan penguatan pencegahan narkoba bersama mahasiswa baru Universitas Arya Wangsa Subang

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Komisi III DPR mengajak mahasiswa baru Universitas Arya Wangsa (UAW) Subang menjauhi penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan dinilai menjadi langkah paling efektif untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang semakin beragam.

Ajakan tersebut disampaikan dalam acara Sarasehan Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Universitas Arya Wangsa (UAW), Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid dan Kepala BNN Kabupaten Karawang Fathur Rohman.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengapresiasi langkah BNN bersama Polri yang dinilai terus konsisten melakukan pemberantasan narkoba sekaligus memperkuat edukasi pencegahan di tengah masyarakat.

Gus Jazil, sapaan akrabnya, menyambut baik kehadiran BNN yang secara langsung memberikan edukasi kepada mahasiswa baru Universitas Arya Wangsa. Menurutnya, kalangan mahasiswa merupakan kelompok strategis yang harus dilindungi dari ancaman narkotika.

“Saya senang hari ini BNN bisa hadir langsung melakukan sosialisasi pencegahan narkoba di kalangan anak muda, khususnya mahasiswa baru Universitas Arya Wangsa. Langkah pencegahan ini jauh lebih penting karena lebih mudah daripada kalau sudah terlanjur memakai. Proses rehabilitasinya sulitnya luar biasa,” kata Gus Jazil.

Pendiri Universitas Arya Wangsa tersebut menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Karena itu, dia meminta BNN dan Polri terus meningkatkan langkah-langkah strategis untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Indonesia.

“Kami Komisi III DPR RI akan mendukung secara penuh upaya BNN dan Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia,” tuturnya.

Sarasehan ini menyasar mahasiswa baru sebagai peserta utama, karena mereka dinilai sebagai kelompok strategis yang harus dilindungi sejak awal masa perkuliahan. Kehadiran BNN secara langsung di kampus menjadi bentuk edukasi pencegahan yang menyentuh kelompok muda sebelum mereka terpapar ancaman narkotika.

Pesan sarasehan ini menegaskan pencegahan sebagai garda terdepan dalam menghadapi narkoba. Edukasi langsung kepada mahasiswa baru menjadi langkah awal untuk melindungi generasi muda sebelum mereka terpapar, karena proses pemulihan bagi pengguna dinilai jauh lebih sulit daripada pencegahan itu sendiri.

Komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Dukungan penuh Komisi III DPR RI terhadap BNN dan Polri diharapkan memperkuat langkah pemberantasan sekaligus edukasi pencegahan di tengah masyarakat.

Apa poin penting dari berita ini?

  • BNN bersama Komisi III DPR mengajak mahasiswa baru Universitas Arya Wangsa Subang menjauhi penyalahgunaan narkoba.
  • Ajakan disampaikan dalam Sarasehan Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Universitas Arya Wangsa, Sabtu (31/10/2026).
  • Kegiatan menghadirkan anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid dan Kepala BNN Kabupaten Karawang Fathur Rohman.
  • Mahasiswa dinilai sebagai kelompok strategis yang harus dilindungi dari ancaman narkotika, dan pencegahan disebut jauh lebih penting karena rehabilitasi sangat sulit.
  • Komisi III DPR RI menyatakan mendukung penuh upaya BNN dan Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *