Sunday, 1 November 2026
Konspirasi

Teori yang Beredar: Tautan Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2027 Dinyatakan Penipuan, Ini Hasil Pemeriksa Faktanya

Poster seleksi petugas haji 2026/2027 yang ditandai sebagai konten yang dibuat-buat oleh pemeriksa fakta

Sebuah unggahan yang beredar di media sosial mengklaim bahwa seleksi petugas haji 2027 telah dibuka dan pendaftarannya gratis tanpa dipungut biaya. Klaim itu disebarkan akun Facebook bernama Andini pada Kamis, 22 Oktober 2026, lewat sebuah video yang memuat informasi dan tautan pendaftaran. Hingga Jumat, 30 Oktober 2026, unggahan tersebut tercatat menuai tiga tanda suka.

Tim pemeriksa fakta Mafindo yang mengelola TurnBackHoax kemudian menelusuri tautan yang dibagikan dalam unggahan tersebut, termasuk tautan yang tercantum pada profil akun Facebook itu. Hasilnya, tautan tersebut mengarah ke laman yang meminta pengguna memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Tautan semacam ini patut diwaspadai, karena dapat menjadi modus phishing untuk mencuri data pribadi pengguna.

Penelusuran dilanjutkan dengan memasukkan kata kunci seleksi petugas haji 2027 pada mesin pencarian. Hasil teratas mengarah ke unggahan resmi Instagram milik Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dari unggahan resmi itu diketahui bahwa masa pendaftaran seleksi petugas haji 2027 dibuka pada 25 Agustus hingga 31 Agustus 2026 melalui tautan resmi petugas.haji.go.id.

Artinya, ketika tautan dari akun Andini beredar pada 22 Oktober 2026, masa pendaftaran resmi sudah lama ditutup. Selisih waktu ini menjadi penanda kuat bahwa tautan yang beredar bukan jalur resmi. Pemeriksa fakta pun menyimpulkan unggahan tersebut sebagai penipuan, bukan informasi lowongan yang sah.

Kasus ini menunjukkan pola yang berulang dalam penipuan daring bertema lowongan dan seleksi. Pelaku memanfaatkan nama program pemerintah yang dikenal luas, menambahkan iming-iming gratis dan tanpa biaya, lalu mengarahkan korban ke laman yang meminta data pribadi. Data seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif dapat dipakai untuk penipuan lanjutan, termasuk penyamaran identitas dan pengiriman pesan penipuan berikutnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti seleksi petugas haji, pemeriksa fakta mengingatkan agar hanya memakai kanal resmi pemerintah. Pendaftaran yang sudah ditutup tidak bisa dibuka kembali lewat tautan dari akun perorangan di media sosial. Bila menemukan tautan serupa, langkah paling aman adalah tidak memasukkan data pribadi apa pun dan memeriksa langsung pengumuman resmi dari kementerian terkait sebelum mempercayai atau meneruskan informasi tersebut.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Akun Facebook Andini membagikan video berisi tautan pendaftaran petugas haji 2027 pada 22 Oktober 2026.
  • Tautan itu mengarah ke laman yang meminta nama lengkap dan nomor Telegram aktif, yang dinilai berpotensi menjadi modus phishing.
  • Pendaftaran resmi seleksi petugas haji 2027 dibuka pada 25 Agustus hingga 31 Agustus 2026 melalui petugas.haji.go.id.
  • Karena beredar setelah pendaftaran resmi ditutup, tautan tersebut dinyatakan sebagai penipuan oleh pemeriksa fakta.
  • Masyarakat diingatkan hanya memakai kanal resmi pemerintah dan tidak memasukkan data pribadi ke tautan dari akun perorangan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *